METRO PESISIR

Jelang Tutup Tahun 2023, Pemko Raih Penghargaan APE dari Kementerian PPPA

0
×

Jelang Tutup Tahun 2023, Pemko Raih Penghargaan APE dari Kementerian PPPA

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Kota Pariaman, Lucyanel Arlym, memberikan keterangan terkait penghargaan yang diraih Kota Pariaman dari Kementeria PPPA.

PARIAMAN, METRO–Menjelang tutup tahun 2023, Pemerintah Kota Pa­riaman kembali meraih penghargaan nasional dari pemerintah pusat. Kali ini penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA). “Alhamdulillah, tahun ini kita Kembali menerima Penghargaan APE dari Kementerian PPPA RI, dan Kota Pariaman naik tingkat, dari yang semula di tahun 2021 men­dapat kategori Pratama, di Tahun 2023 ini kita menjadi kategori Madya,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindu­ngan Anak (DP3AKB) Kota Pariaman, Lucyanel Arlym, kemarin.

Dia juga menuturkan bahwa penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen  pemerintah daerah dalam upaya me­wujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam strategi pengarustamaan gender (PUG) di Kota Pa­riaman, dan penghargaan untuk Kota Pariaman ini sebelumnya telah diu­mum­kan dalam secara daring oleh Kementerian PPPA RI. “APE adalah anu­gerah yang diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kese­taraan dan keadilan gender melalui strategi penga­rusutamaan gender, dan kita terus berkomitmen untuk itu,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, dengan tingginya komitmen pemerintah dae­rah bagi pemberdayaan perempuan, perlindungan anak termasuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di Kota Pariaman, dapat terus menda­pat penghargaan yang semakin naik setiap penilaia­nya dan telah setahap da­lam mewujudkan hal tersebut. “Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu butuh upaya dan kerjasama dari OPD di Pemko Pariaman dan stakeholder terkaiy, untuk saling berkoordinasi dan sinergi, sehingga pres­tasi ini dapat terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Harga Fluktasi, Disperindag Pantau Kebutuhan Bahan Pokok

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempu­an dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan bahwa implementasikan pengarusta­maan gender dalam pembangunan diharapkan dapat memperkecil kesenjangan gender di kalangan masyarakat. “Pengarustamaan gender telah dite­tapkan sebagai salah satu dari empat pengarusta­maan guna mewujudkan pembangunan yang inovatif dan adaptif, sehingga dapat menjadi katalis pembangunan untuk menuju masyarakat sejahtera dan berkeadilan,” terangnya.

Menteri PPPA juga me­nyebutkan Kementerian PPPA memberikan pengharagaan APE setiap dua tahun sekali, sejak tahun 2006. Dengan empat kategori yakni kategori pratama, kategori madya, kategori utama dan kategori mentor. “Khusus untuk pe­nerima kategori Nindya dan Mentor, kita serahkan langsung hari ini, sedangkan untuk kategori pratama dan madya, sudah diumumkan pada saat daring selasa yang lalu,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemko Berikan Bantuan Korban Kebakaran Sampan

Dalam Penganugerahan Parahita Ekapraya 2023, sebanyak 2 (dua) Kemen­terian/Lembaga, 5 (lima) Provinsi, dan 100 Kabupa­ten/Kota meraih penghargaan Kategori Pratama. Untuk Kategori Madya, sebanyak 2 (dua) Kementerian/Lembaga, 6 (enam) Pro­vinsi, dan 82 Kabupaten/Kota meraih penghargaan tersebut termasuk Kota Pariaman. Sementara itu, sebanyak 1 (satu) Kementerian/Lembaga, 8 (delapan) Provinsi, dan 40 Kabupaten/Kota berhasil meraih penghargaan Kategori Nin­dya. (efa)