PAYAKUMBUH, METRO–Tingginya intensitas hujan yang turun sejak beberapa hari terakhir tidak saja menyebabkan bencana banjir, tetapi juga mengakibatkan terjadi longsor di TPA Regional Payakumbuh di Taratak Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, yang mengakibatkan lahan pertanian masyarakat tertimbun. Longsor yang terjadi juga mengakibatkan jalan dilokasi TPA terban, sehingga kendaraan atau truk pengangkut sampah yang biasanya turun hingga kebagian bawah untuk membuang sampah, kini untuk sementara hanya bisa mengangkut sampah hingga bagian atas.
Menurut kepala UPTD Regional Persampahan Payakumbuh, Desrizal, longsor terjadi pada Rabu dinihari sekitar pukul 01.00 Wib. Kejadian dinihari itu menurutnya terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. “ Kejadian (longsor) terjadi pada Rabu dinihari sekitar pukul 01.00 Wib akibat intensitas hujan yang turun tinggi sejak beberapa hari terakhir, kita sudah berupaya menata dengan baik, namun longsor diluar perkiraan kita,” ucap Desrizal, Rabu (20/12).
Ia juga menambahkan, pasca kejadian longsor tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan dan pihak lainya terkait dengan TPA Regional, termasuk Kabupaten dan Kota yang selama ini membuang sampah kelokasi itu. “Kita akan koordinasi dengan pimpinan dan pihak lainnya, termasuk Kabupaten dan Kota yang selama ini membuang sampah kelokasi ini. Sementara terkait dampak longsor, kita belum bisa mengambil langkah kedepannya,” tambahnya.
Meski terjadi longsor pada Rabu, namun sejumlah kendaraan atau truk pengangkut sampah dari 4 Kabupaten dan Kota masih bisa membuang sampah ke TPA Regional meski hanya di bagian atas. “Tadi atau hari ini kita masih melakukan penerimaan sampah dari 4 Kabupaten dan Kota, untuk kedepannya kita akan melihatnya bagaimana perkembangan,” sebutnya. Tiap hari TPA Regional Payakumbuh menampung sekitar 200 hingga 250 ton sampah dari berbagai Kabupaten dan Kota.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Depi Sastra menyebutkan bahwa akibat longsor di TPA Regional, sekitar 4 hektare lahan pertanian masyarakat tertimbun oleh sampah. “ Longsor yang terjadi di TPA mengakibatkan lahan pertanian masyarakat sekita 4 hektare tertimbun, kita akan identifikasi bagaimana kedepannya, kita akan carikan solusi,” ucap Depi Sastra yang melihat dari dekat lokasi longsor itu.
Ia juga menambahkan, terkait ganti rugi nantinya akan diputuskan dalam dalam rapat tim. “ Untuk ganti rugi lahan pertanian padi dan jagung tersebut akan kita putuskan dalam rapat tim.” tutupnya. Selain Kadis Pertanian, ikut langsung melihat lokasi longsor itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh, TNI, Polri, Camat. (uus)






