PURUS, METRO–Petugas Balai Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) yang dibentuk Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Padang, akan dikerahkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung di beberapa objek wisata di Kota Padang. Dirpediksi selama masa libur sekolah dan akhir tahun, sejumlah wisata favorit di Padang akan diserbu wisartawan.
Diketahui saat ini telah memasuki masa libur sekolah bagi siswa tingkatSD, SMP dan SMA. Selain itu, akan ada libur akhir tahun yang biasanya dimanfaatkan keluarga untuk mengisi liburan penutup tahuin 2023.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, Rabu (20/12) mengatakan bahwa sebelumnya petugas Balawista juga sudah ada, namun tugasnya hanya difokuskan pada weekend atau akhir pekan saja.
“Dikarenakan pada saat ini sedang libur sekolah, dan menjelang libur Natal 2023 serta Tahun Baru (Nataru) 2024, maka Ppetugas Balawista akan disiagakan setiap hari untuk melakukan patroli. Mulai 21 Desember, kita akan bergabung dengan Pos Pelayanan dengan petugas gabungan dari Dinas Pariwisata, Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan,” kata Yudi Indra Sani.
Tempat wisata pantai dinilai perlu menjadi perhatian khusus karena bertepatan dengan musim hujan. “Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada apalagi kalau berwisata di kawasan pantai. Apalagi BMKG sudah merilis, jika cuaca masih ekstrem pada akhir tahun nanti,” kata Indra Syahni.
Menurut Indra, sudah menjadi hal yang lazim saat libur Natal dan Tahun Baru akan muncul sejumlah titik keramaian, terutama di kawasan wisata pantai dan pemandian.
Dia juga menyebutkan akan ada posko pelayanan di Pantai Padang dan Pantai Air Manis. Pos ini bisa dijadikan masyarakat untuk melaporkan atau membutuhkan bantuan pada saat berkunjung di objek wisata tersebut.
“Di samping pengunjung waspada, kami juga tetap siaga dengan personel gabungan,” ujar dia.
Selain itu, ada juga Pospam dan tim Satgas Pantai Padang. Masyarakat bisa melaporkan keluhannya, jika ada pungli, pengaduan, dan pengunjung yang mengalami cedera atau sakit.
“Nantinya juga ada tenaga kesehatan yang siap membantu di masing-masing posko selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” katanya.
Selain itu, Yudi juga mengingatkan kepada para orang tua yang membawa anaknya bermain khususnya di daerah pantai agar dapat menjaga anaknya masing-masing, serta mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Diimbau kepada pengunjung yang akan berlibur di objek wisata yang ada di Padang untuk tidak membuang sampah sembarangan dan buanglah pada tempatnya,” katanya.
BMKG Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem saat Nataru
Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
“Waspadai untuk wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa dan Sumatera bagian selatan itu, setelah Natal hingga sampai setelah tahun baru, awal bulan. Itu potensi hujan lebat bisa sampai ekstrem dapat disertai angin kencang,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (20/12).
Ia menambahkan potensi cuaca ekstrem juga perlu diperhatikan sebelum perayaan Natal, terutama di wilayah utara Indonesia, yang berbatasan dengan daerah khatulistiwa.
“Namun, sebelum Natal, perlu kewaspadaan di wilayah Indonesia bagian utara, terutama di Utara khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, dan Kalimantan,” tambahnya.
Selain cuaca ekstrem, Dwikorita juga menyebut bahwa selama musim Natal dan Tahun Baru ini terdapat potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik, dan Selat Sunda.
Ia meminta kepada perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, nelayan, dan masyarakat umumnya meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut.
“Masyarakat bisa mengakses informasi cuaca 24 jam penuh melalui aplikasi @infobmkg. Silahkan akses informasi dari platform tersebut sebagai acuan dalam beraktivitas selama pekan Nataru. Disana juga terdapat informasi gempa bumi dan lain sebagainya,” tuturnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem Natal dan Tahun Baru, BMKG telah menyediakan akses informasi cuaca terintegrasi jalur transportasi.
Secara khusus, BMKG menyediakan akses informasi di jalur pelayaran melalui situs INAWIS yang digunakan untuk melihat prakiraan cuaca beberapa hari sebelum kejadian gelombang tinggi. (brm)






