PASAR RAYA, METRO – Puluhan petugas ketentraman dan ketertiban (trantib) Pasar Raya yang dipekerjakan oleh Dinas Perdagangan mengeluh karena gaji mereka kecil. Sementara beban tugas yang diemban berat.
Kepada POSMETRO, Selasa (12/2), mereka menyampaikan keluh kesahnya. Mereka berharap agar Pemko melalui Dinas Perdagangan Kota Padang agar mengusulkan penambahan gaji mereka. Salah seorang petugas trantib, Aris (40) mengatakan, saat ini gajinya sebagai petugas trantib adalah sebesar Rp1.150.000. Uang tambahan lainnya hanya uang lembur sebesar Rp200 ribu untuk sekali tiga bulan.
Dengan penghasilan tersebut, Aris mengaku sudah sangat keteteran untuk memenuhi hidup keluarganya. Karena saat ini biaya hidup cukup tinggi.
“Gaji awak saonggok maconyo. Baru limo hari siap tarimo gaji, pitihnyo lah habih,” sebut Aris.
Ia berharap, ada kebijakan dari Dinas Perdagangan serta unsur terkait lainnya untuk menambah gaji pasukan trantib yang jauh dibawah UMR. Sementara disisi lain, Satpol PP yang juga sama-sama bertugas di lapangan mendapatkan gaji setara UMR. Bahkan ada yang sampai menerima Rp2,2 juta perbulan.
“Tolong lah naikkan gaji kami. Karena kalau dengan nilai sekarang, kami kesulitan memenuhi kehidupan sehari-hari,” sebut Irwan (37) petugas trantib lainnya.
Menurutnya, beban tugas pasukan trantib cukup berat. Seperti melakukan penertiban pedagang dan menjaga keamanan pasar. Apalagi sekarang pasar sudah mulai bagus dan rapi, idealnya sebut dia kondisi tersebut juga berimbas pada penambahan gaji petugas trantib pasar.
Sebelumnya sebut Irwan, telah ada kabar bahwa gaji trantib pasar akan dinaikkan hingga Rp500 ribu per bulan. Namun, ternyata setelah sekian lama, kabar itu tak kunjung terbukti. (tin)





