AIEPACAH, METRO–Produksi sampah di Kota Padang stagnan di hari biasa. Namun mengalami kenaikan pada saat hari libur. Kenaikan jumlah sampah di saat hari libur terbilang tinggi.
“Ketika hari libur biasanya rata-rata mencapai 705 ton per hari,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Fadelan Fitra Masta.
Sementara pada hari biasa, jumlah sampah yang datang di TPA Air Dingin hanya sekitar 641 ton perhari. Sebab itu, ia mengimbau warganya untuk memilah sampah terlebih dahulu. Sampah yang dibuang dipilah. Dan diharapkan warga aktif menjadi nasabah bank sampah.
Hingga saat ini Pemko Padang terus mengimbau warganya untuk membuang sampah di TPA terdekat sesuai waktu yang telah ditentukan. Bagi pembuang sampah sembarangan akan dikenai hukuman, sesuai Perda yang berlaku.
Selain itu, Pemko juga memberikan insentif sebesar Rp100 ribu bagi pelapor yang melaporkan pelaku pembuang sampah sembarangan.
Disebutkan Fuad, jika kontrol sosial spontanitas juga sulit didapatkan terhadap sampah, maka upaya pemberian intensif diharapkan dapat dijadikan solusi meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Kebanyakan masyarakat menganggap sampah adalah suatu hal yang menjijikkan. DLH mencoba meningkatkan partisipasi itu tidak hanya secara kesadaran sendirinya, juga melalui uang yang diperoleh melalui melaporkan kejadian disaksikan masyarakat,” jelasnya.
Hingga saat ini cukup banyak oknum warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Mereka yang tidak disiplin ini mendapat hukuman tipiring. (brm)






