BERITA UTAMA

Buaya Raksasa Ditangkap Warga, Sering Muncul Dekat Permukiman, Seekor lagi Melawan dan Berhasil Kabur

1
×

Buaya Raksasa Ditangkap Warga, Sering Muncul Dekat Permukiman, Seekor lagi Melawan dan Berhasil Kabur

Sebarkan artikel ini
BUAYA DITANGKAP— Buaya sepanjang 3,5 meter yang ditangkap warga di Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie dievakuasi BPBD Pasbar.

PASBAR,METRO–Tak ingin ada korban jiwa akibat hewan buas, warga Na­gari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasa­man Barat (Pasbar) akhirnya beramai-ramai menangkap se­ekor buaya muara sepanjang 3,5 meter, Rabu (13/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelum ditangkap war­ga, buaya raksasa ini sering muncul dekat peru­mahan warga dan telah berada di daratan. Kekha­watiran warga terhadap keberadaaan buaya bukan tanpa alasan. Pasalnya, serangan buaya muara di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie sudah terjadi ber­kali-kali hingga menimbul­kan korban jiwa maupun luka berat.

Bhabinkamtibmas Na­gari Sasak, Aipda Eko Han­dria membenarkan ada­nya penangkapan buaya ter­sebut. Menurutnya, buaya yang sering muncul di de­kat permukiman warga ada dua ekor. Hanya saja, satu ekor lainnya lebih besar dari yang ditangkap, berhasil kabur.

“Buaya pertama kali terlihat warga sekitar pu­kul 09.00 WIB. Buaya itu ber­jemur di daratan dekat jembatan Sasak aliran Su­ngai Batang Kapa, yang juga dekat dengan der­maga tempat kapal ber­sandar,” kata Aipda Eko Handria kepada war­ta­wan.

Baca Juga  3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Pengendara Sepeda Motor dan Boncengan Luka-luka

Bahkan, kata Aipda Eko Handria, buaya tersebut telah diusir sebanyak tiga kali untuk kembali ke su­ngai. Namun, setiap kali diu­sir, buaya itu tetap kem­bali ke darat. Oleh karena itu, masyarakat dibuat kha­watir, sehingga masya­rakat secara massal me­nangkap buaya tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.

”Setelah dilihat oleh warga, buaya ini dicoba ditangkap dengan meng­gunakan jaring. Buaya se­panjang 3,5 meter ini mu­dah ditangkap karena tidak ada perlawanan. Tapi, yang satu ekor lagi lagi melawan dan lepas yang akhirnya cuma satu ekor yang tertangkap,” ujar Aipda Eko Handria.

Aipda Eko Handria me­nuturkan, setelah ditang­kap, buaya selanjutnya die­vakusi dari sungai dan dise­rahkan kepada BPBD untuk dibawa ataupun dile­pas­liarkan ke habitatnya yang jauh dari permu­kiman.

Baca Juga  Bapenda Sumbar Beri Penghargaan OPD Taat Pajak, Tingkatkan Pendapatan Daerah Butuh Kolaborasi, Sinergi, Kreativitas dan Inovasi

“Kami mengimbau ke­pada masyarakat untuk tetap waspada dengan kon­disi seperti ini. Dimana buaya kerap muncul ke pemukiman warga, dan jangan diganggu serta men­jauh dari habitatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Af­rizal membenarkan perihal penemuan buaya tersebut. Ia menyebut bahwa pihak­nya telah mengevakuasi ke Hutan Taman Kota Pas­bar, di Padang Tujuh, Ke­camatan Pasaman.

“Benar, sudah kita jem­put ke lokasi penang­ka­pannya dan saat ini akan kita evakuasi sementara waktu di Hutan Taman Kota di Padang Tujuh,” jelasnya.

Kemudian, Afrizal me­nyebut bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BKSDA Sumatera Barat untuk tindaklanjut terhadap buaya ini.

“Pihak BKSDA renca­nanya akan menjemput buaya ini, makanya semen­tara waktu kita amankan dulu. Buaya ini sekitar 3,5 meter dengan berat sekitar 200 Kg,” tutupnya. (end)