SOLOK, METRO–Kegiatan talk show untuk diharapkan menambah wawasan para pencari kerja (pencaker) seputar ketenagakerjaan. Talk show ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang ketenagakerjaan. Di antaranya Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Sumatera Barat, Tafyani Kasim, Wakil Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Nico Alfiansyah dan Wakil Ketua Ikatan Pengusaha Keshushei Indonesia (Ikapeksi) Cabang Sumatera Barat, Nofial Febrialdi.
Kepala Apjati Sumbar, Tafyani Kasim mengungkapkan dulunya Apjati merupakan penyelenggara pelayanan penempatan pekerja migran Indonesia atau P3MI, yang merupakan badan usaha berbadan hukum perseroan terbatas yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah pusat. “Di Sumatera Barat Apjati membawahi 21 perusahaan penyalur tenaga kerja dan telah melakukan kerjasama dengan 80 negara penempatan,” tutur Tafyani Kasim.
Apjati lanjutnya mempunyai program training, magang dan penempatan pekerja ke luar negeri seperti Jepang, Korea, Brunei, dan Polandia di sektor perusahaan formal. Menurutnya saat ini kebutuhan tenaga kerja di luar negeri seperti Jepang sangat tinggi, namun untuk pemenuhan lowongan yang tersedia masih menemui kendala kemampuan bahasa Jepang.
Untuk itu ia menyampaikan kepada peserta Job Fair agar menyiapkankan diri sehinga memiliki daya saing, berkompeten, maka akan mampu terserap di pasar kerja dalam dan luar negeri.
Pada kesempatan ini, Ketua Apjati Sumbar juga menyampaikan pesannya kepada peserta Job Fair kalau ingin bekerja ke luar negeri harus melalui P3MI, melalui prosedur yang berlaku sehingga mendapatkan perlindungan di negara tujuan pekerja. Pembicara selanjutnya dari Ikapeksi Cabang Sumatera Barat berbagi pengalamannya sebagai pekerja yang pernah bekerja di Jepang, Nofial Febriadi memberi semangat kepada peserta untuk tidak takut berkerja di luar negeri. “Selagi melalui lembaga yang resmi tidak ada salahnya mencoba merantau ke luar negeri untuk memperbaiki kehidupan,” tutur Nofial.
Melalui wadah Ikapeksi, pekerja yang telah selesai magang di Jepang, sekembalinya ke tanah air didorong untuk jadi pengusaha sehingga menciptakan lapangan pekerjaan baru di dalam negeri, pengusaha ini nantinya tergabung dalam Ikatan Pengusaha Keshusei Indonesia (Ikapeksi).
Sementara itu untuk meningkatkan pengetahuan calon pekerja tentang jaminan sosial ketenagaankerjaan, Job Fair Kota Solok 2023 juga menghadirkan Wakil Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Nico Alfiansyah.
Ia menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan publik yang bertanggung jawab langsung kepada presiden, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai komitmen tangguh untuk pekerja Indonesia.
Menurut Nico Alfiansyah, BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program perlindungan ketenegakerjaan seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun, jaminan hari tua dan jaminan kehilangan pekerjaan. “Saat ini para pekerja di sektor swasta dan mempunyai kesamaan dengan PNS, karena hari ini seluruh pekerja sudah dijamin, jadi swasta pun hari ini sudah ada jaminan pensiun yang dikelola langsung oleh BPJS ketenagakerjaan,” jelas Nico Alfiansyah. (vko)






