AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam berharap proses pengadaan barang dan jasa bisa dilakukan melalui e-Katalog terutama jasa konstruksi.
“Ini mengingat jumlah anggota Kelompok Kerja (Pokja) di BPBJ sangat terbatas,” ujar Sekdakab Agam, Edi Busti saat membuka Diseminasi Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Sistem e-Katalog Lokal, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (5/12).
Disebutkan, dampak minimnya personil yang akibatnya bisa banyak memakan waktu saat proses lelang, yang menyebabkan pekerjaan jasa konstruksi menjadi tertunda pelaksanaannya.
“Jika bisa dilakukan melalui e-Katalog, pekerjaan jasa konstruksi dapat dilaksanakan awal tahun,” sebutnya.
Bahkan tender yang memakan waktu sampai 2,5 bulan bisa diselesaikan dalam waktu lebih cepat, tergantung kesiapan pemerintah daerah dan penyedia jasa konstruksi.
Jika tidak katanya, pekerjaan bisa saja mangkrak akibat tidak terselesaikan di tahun anggaran berjalan.
Dirinya meyakini, ini bisa diatasi jika pengadaan jasa konstruksi dilakukan melalui e-Katalog. “ Tentu ini perlu pemahaman, penyamaan persepsi dan interprestasi kita, bagaimana melakukan implementasi kegiatan dalam e-Katalog Lokal ini,” ujarnya. (pry)






