BERITA UTAMA

Polda Sumbar Dirikan Dapur Umum dan Kerahkan Tim Trauma Healing

0
×

Polda Sumbar Dirikan Dapur Umum dan Kerahkan Tim Trauma Healing

Sebarkan artikel ini
BERIKAN BANTUAN— Tim Polda Sumbar mendirikan dapur umum sekaligus memberikan layanan trauma healing kepada korban erupsi Gunung Marapi dan keluarganya.

AGAM, METRO–Polda Sumbar mengerahkan tim dalam membantu upaya penanganan bencana alam dampak erupsi Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah­datar dan Agam.  Seiring dengan kondisi darurat, Polda Sumbar membuka dapur umum sebagai upa­ya untuk memberikan ban­tuan kepada warga yang terdampak bencana alam dan petugas yang melak­sanakan evakuasi akibat erupsi tersebut.

Kabid humas Polda Sum­bar  Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, dapur umum ini menjadi pusat bagi polda sumbar dalam menyediakan maka­nan bagi  warga yang kehi­langan akses ke sumber daya pokok.

Selain itu, katanya, da­pur umum ini juga merupa­kan pusat penyediaan ma­kanan bagi mereka yang membutuhkan bantuan te­ru­ta­ma warga terdam­pak, dan sebagai upaya mem­berikan dukungan kema­nusiaan.

“Petugas kepolisian be­kerja keras untuk memas­tikan distribusi makanan berjalan lancar, memberi­kan bantuan kepada mere­ka yang membutuhkan. Langkah ini tidak hanya mencerminkan komitmen polisi dalam menjaga kea­manan, tetapi juga menun­jukkan solidaritas dan em­pati terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masya­rakat setempat,” katanya.

Lanjut Kombes Pol Dwi, langkah ini menunjukkan sinergi antara pihak Kepo­lisian, TNI, Instansi Peme­rintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“Dapur umum ini diha­rapkan dapat memberikan bantuan yang signifikan kepada warga yang teriso­lasi atau kehilangan akses ke sumber daya pokok akibat erupsi Gunung Ma­rapi. Keterlibatan aktif kepolisian dalam membu­ka dapur umum ini menjadi cermin keberlanjutan upa­ya bersama dalam menga­tasi dampak krisis alam,” tegasnya.

Kerahkan Tim

Trauma Healing

Selain membantu eva­kuasi korban, mendirikan dapur umum dan posko DVI (Disaster Victim Identification) di Kantor Wali Nagari Batu Palano Agam, Tim Polda Sumbar juga memberikan  trauma healing kepada korban erupsi Gunung Marapi dan keluar­ganya.

Langkah ini diambil se­ba­gai bagian dari respons penuh perhatian terhadap dampak psikologis yang mungkin dialami oleh me­re­ka yang terdampak lang­sung oleh erupsi tersebut.

Sejak Gunung Marapi meletus beberapa waktu yang lalu, Polda Sumbar bersama tim medis dan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumbar telah me­nye­lenggarakan sesi trau­ma healing di beberapa lokasi kepada korban be­serta keluarganya.

Tim Trauma Healing Polda Sumbar ini dipimpin oleh Kabag Psi Biro SDM Polda Sumbar, Kompol Fakh­ru Rozie, S.Psi dengan mengikutsertakan bebe­rapa anggota Tim sejak hari Senin (4/12).

Tim trauma healing ter­diri dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumbar dan konselor yang telah terlatih untuk menangani kasus trauma pasca-ben­ca­na. Mereka memberikan bimbingan dan dukungan emosional kepada korban, membantu mereka untuk mengatasi rasa takut, ke­ce­masan, dan stress yang dapat muncul setelah me­ngalami peristiwa trau­matis seperti erupsi Gu­nung Marapi.

Ia menyebut, penting­nya memberikan duku­ngan psikologis kepada korban dan keluarganya terkait dampak emosional dan psikologis yang mung­kin mereka rasakan.

“Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mem­berikan bantuan dan duku­ngan sesuai kebutuhan,” ujarnya usai memberikan pelayanan trauma healing kepada korban yang bera­da di RSUD Padang­pan­jang, Selasa (5/12).

Lanjut Kompol Fakhru Rozie, pelayanan yang diberikan ini dilakukan secara mobile. Dengan harapan katanya, korban erupsi Gunung Marapi ini dapat kembali pulih dan bangkit setelah peristiwa bencana alam tersebut

“Selain di Rumah Sakit Padangpanjang, Tim Trau­ma Healing juga berkun­jung ke rumah sakit di Bukit­tinggi,” pungkasnya. (rgr)