PARIAMAN, METRO–Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pariaman gelar Job Fair 2023, yang merupakan kegiatan program bantuan pemerintah melalui SMK Pusat Keunggulan Lanjutan Tahun 2023. Yaitu mempromosikan tamatan sekolah dan tamatan sekolah lain, Senin (4/12).
Job Fair 2023 merupakan kegiatan yang dapat membantu siswa dalam menentukan pekerjaan sesuai keahlian yang telah dimiliki selama belajar di SMKN 1 Pariaman dari berbagai jurusan.
“SMK Pusat Keunggulan itu sukses tidaknya kegiatan ini harus ada campur tangan industri ini tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh SMKN 1 Pariaman saja, melainkan ada sekitar 23 industri yang bekerjasama dengan sekolah kita,” ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Pariaman, Erizal.
Menurutnya, kewajiban sekolah untuk memasarkan tamatan sekolah, sehingga siswa bisa bekerja sesuai keahliannya nanti. Setelah mendaftar maka siswa tersebut akan melakukan seleksi terlebih dahulu.
Kegiatan Job Fair 2023 merupakan solusi bagi kelulusan siswa yang ingin berkarir atau bekerja, pihak Sekolah memberikan solusi dengan melakukan kerjasama dan MOU bersama perusahaan-perusahaan.
Perusahaan tersebut yaitu, PT. Hayati Pratama Mandiri Padang, PT. Mustafa Teknik Elektrik, PO. Pelita Logam, PT. LSI PATKI, PT. Jasa Inspeksi Ketenagalistrikan ( PT. JIK ), ION AC Elektronik, PT. Agrimitra Utama Persada, Grand Buana Lestrari Hotel, Bumi Minang Hotel, Budiman Swalayan, GRAND DJAROS, JNT EXPRESS Indonesia, Fideral International Finace ( FIF), Hotel Rangkayo Basa Padang, Honda Gajah Motor By Pass Padang, PT. Telkomsel, PT. PLN Wilayah Padang, DPP INKINDO, PT. Jaya Bersama Padang, CV. Delta Arsitektur Persada Padang, AXANA Hotel, HW Hotel dan LPK YARUKI LUBUK ALUNG.
Dikatakan Kepsek Erizal, kegiatan Jop Fair dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dan juga dihadiri oleh Kacabdin Wilayah III, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pariaman, Ketua Komite, Pengawas Pembina, Perwakilan DUDI.
Ia mengungkapkan, saat ini sudah banyak siswa yang mendaftar. Namun SMK 1 Pariaman banyak yang mengikuti manufaktur. “Sebelumnya sudah banyak siswa yang bekerja dan magang pada industri yang bekerjasama itu,” jelasnya.
Ia berharap, siswa bisa terserap di dunia kerja, yakni sekolah bertanggung jawab terhadap mempromosikan tamatan sekolah. Pasalnya, setelah siswa tamat sekolah tidak ada yang menganggur. (ozi)






