PADANG, METRO–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) telah siap melaksanakan pengawasan Pemilu 2024 khususnya tahapan kampanye yang sudah dimulai sejak 28 November kemarin.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Sumbar, Alni, saat memimpin kegiatan apel siaga pengawasan Pemilu 2024, Senin (4/12) di lapangan Imam Bonjol Padang.
Kegiatan apel siaga Pengawasan Pemilu 2024 itu dihadiri Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar, Ketua DPRD Sumbar, Kajati Sumbar, Danrem 032/Wirabraja, Danlantamal II, Danlanud Sutan Syahrir, Kepala BIN Sumbar, Ketua KPU Sumbar, Pimpinan Parpol se Sumbar, Kepala OPD se Sumbar serta pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se Sumbar.
“Kegiatan ini bagi kami amatlah penting artinya, mengingat apel pengawasan Pemilu 2024 adalah sebuah ikhtiar, sekaligus langkah nyata untuk menyampaikan kepada segenap pihak, bahwa sungguh secara simbolik keluarga besar Bawaslu, bersama segenap stakeholder pemangku kepentingan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 telah amat sangat siap untuk menyukseskan Pemilu yang berlandaskan azas dan Prinsip Pemilu yang Berkeadilan dan berintegritas,” ungkap Alni.
Kemudian lanjut Alni, setiap pengawas mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi tanpa terkecuali wajib melakukan langkah pencegahan dan menekan potensi pelanggaran, mengoptimalkan pengawasan dan menuangkan seluruh hasil Pengawasan kedalam Laporan Hasil Pengawasan sebagai bukti bahwa seluruh jajaran Pengawas Pemilu telah melaksanakan Fungsi-Fungsi dan Kerja-Kerja Pengawasan.
Alni juga mengajak seluruh jajaran pengawas untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna menjaga kesuksesan Pemilu 2024 secara bersama-sama. Dia menyoroti pentingnya menjaga integritas dan menolak perilaku money politik, serta memperingatkan akan tindakan tegas bagi peserta Pemilu yang melanggar aturan.
“Kegiatan Apel Siaga ini sekaligus sebagai ikrar bahwa Pemilu yang tidak akan kita nodai dan cederai dengan perilaku money politik atau politik uang. Sekaligus menjadi ruang bagi kita untuk sama-sama meneriakkan penolakan kita pada berita hoax, Politisasi SARA serta politik identitas yang akan merusak serta merobek rajutan dan sulaman indah demokrasi dan persatuan kita sesama anak bangsa,” ujar Alni.
Pada kesempatan apel siaga itu, Alni mewakili jajaran pengawas di Sumatera Barat memohon semua pihak agar mendukung pelaksanaan pemilu mengingat bahwa semua pihak bertanggung jawab atas terselenggaranya pelaksanaan Pemilu 2024 yang, aman, tertib, jujur dan adil.
“Melalui momentum kebersamaan kita ini, penting kami sampaikan, bahwa membangun sinergitas dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan pengawasan Pemilu adalah sebuah keniscayaan. Karena bagi kami, Pemilu selain adalah milik semua warga negara, juga adalah momentum pembuktian bahwa kita sungguh adalah bangsa yang besar dan paham betul cara berdemokrasi yang baik dan beradab,” kata Alni.
Lanjut Alni, demi terwujudnya Bawaslu sebagai lembaga tepercaya, Bawaslu terus dituntut untuk bisa melakukan tugas, wewenang dan kewajibannya secara profesional dan berintegritas.
“Tahapan Kampanye telah dimulai pada tanggal 28 November 2023, oleh karena itu sangat diharapkan kepada Peserta Pemilu untuk kiranya dapat melaksanakan tahapan Kampanye sesuai dengan Ketentuan perundang-undangan, karena apabila melanggar, jajaran kami pengawas Pemilu mulai dari tingkat Kelurahan/Desa hingga Provinsi, tidak segan-segan untuk menindak peserta Pemilu apabila melanggar,” tegas Alni.
Terakhir Alni berharap kepada Peserta Pemilu untuk tidak mengkhawatirkan kehadiran jajaran Pengawas Pemilu ditengah-tengah Pelaksanaan Kampanye. Hal ini dikarenakan kehadiran jajaran Pengawas Pemilu ditempat kegiatan kampanye nantinya bukan untuk mencari-cari pelanggaran ataupun kesalahan, namun memastikan tidak ada pelanggaran pada saat pelaksanaan kampanye.
Bawaslu tetap mengedepankan upaya dan fungsi pencegahan, mengingat semua pihak bertanggung jawab atas terselenggaranya pelaksanaan Pemilu 2024 yang, aman, tertib, jujur dan adil.
“Saya juga berpesan kepada Jajaran Pengawas Pemilu, agar tetap menjaga integritas, menjaga semangat kerja. Karena dengan modal semangat itu, Pengawas Pemilu diharapkan mampu membangun antusiasme kerja, kemudian akan memiliki loyalitas yang kuat,” tutup Alni. (fer)






