BERITA UTAMA

HJK Padangpanjang ke-233, Pj Wako Sonny Budaya Putra: Maknai HJK Sebagai Spirit Menjawab Tantangan Masa Depan

0
×

HJK Padangpanjang ke-233, Pj Wako Sonny Budaya Putra: Maknai HJK Sebagai Spirit Menjawab Tantangan Masa Depan

Sebarkan artikel ini
BERPIDATO— Pj Wali Kota Padangpanjang Sonny Budaya Putra menyampaikan pidato HJK Padangpanjang ke 233.

PADANGPANJANG, METRO–Memperingati Hari Jadi Kota (HJK) ke-233 yang jatuh pada hari Jumat tanggal 1 Desember tahun 2023. DPRD menggelar Rapat Pari­purna Istimewa dengan mengu­sung tema “Padangpanjang Unggul dan Sejahtera”, sebagai cerminan atas keberhasilan pembangunan di Kota Padangpanjang.

Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si menyampaikan, Peri­ngatan HJK dapat dimaknai sebagai  spirit baru bagi masyarakat Padangpan­jang dalam menjawab tan­tangan perkembangan ko­ta dimasa yang akan da­ang yang kian modern dan global.

Sementara Pj Wako Son­ny Budaya Putra me­ngungkapkan Indeks Pem­bangunan Manusia (IPM) meningkat dari 77,97 pada 2021 menjadi 78,78 pada 2022. Angka tersebut lebih tinggi dari dari Provinsi Sumbar yang sebesar 73,26. “Pada 2023 ini IPM ditar­getkan dapat mencapai 78,97,” katanya.

Pertumbuhan Ekonomi, lanjut Sonny, meningkat dari 3,46 persen pada 2021 menjadi 4,39 persen pada 2022. Angka tersebut lebih tinggi dari provinsi yang sebesar 4,36 persen. Pada 2023 ini pertumbuhan eko­nomi ditargetkan dapat mencapai 4,91 persen.

Dikatakannya lagi, In­deks Reformasi Birokrasi Kota Padangpanjang, telah mengalami peningkatan dari 55,19 pada 2021, menjadi 59,4 pada 2022. Ditargetkan mencapai 59,5 pada 2023.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah atau SAKIP Padangpanjang ju­ga mengalami kenaikan. Dari nilai 61,95 dengan predikat B pada 2021, men­jadi 62,91 pada 2022. Ditar­getkan dapat meningkat menjadi 63,10 pada 2023.

“Opini Badan Peme­riksa Keuangan (BPK) ter­ha­dap laporan keuangan Pemerintah Daerah, al­ham­dulilah dapat diperta­hankan Wajar Tanpa Pe­nge­cualian (WTP) selama tujuh kali berturut-turut. Hal ini menunjukkan stabilitas kinerja pengelolaan keua­ngan daerah yang baik dan memenuhi standar di Pa­dangpanjang,” ujarnya.

Semua capaian ini, se­but Sonny, tidak terlepas dari perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan dalam aspek pelayanan peme­rintahan. Seperti penera­pan smart city dengan pemberlakuan layanan-layanan online dan ber­basis aplikasi.

Kemudian layanan pe­ri­zinan online, administrasi kependudukan online, sis­tem pengaduan online, elektronifikasi transaksi Pe­merintahan Daerah (cash­less), Smart Hospital RSUD Padangpanjang, Call Center 112 dan lainnya.

“Termasuk juga pe­ning­­katan transparansi, akuntabilitas dan komit­men sebagai kota berin­tegritas yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepo­tisme,” imbuhnya.

Seterusnya, sebagai Kota Pendidikan, Pemerin­tah Kota senantiasa me­nempatkan pendidikan se­bagai sektor utama dan berupaya memenuhi ang­garan pendidikan 20% dari total APBD.

Tidak hanya fokus pada pendidikan dasar yang menjadi kewenangan Pem­ko, Padangpanjang juga concern dengan pendidi­kan menengah dan pendi­dikan tinggi, serta pendi­dikan agama. Salah satu program Pemko adalah membantu biaya pendidi­kan untuk siswa dan maha­siswa kurang mampu dan berprestasi.

Baca Juga  Ditangkap, Pemerkosa Dihajar Massa, Ketahuan sedang Mengintip Perempuan Mandi

“Peningkatan Pereko­no­mian dan Kualitas SDM Berkarakter dan Berdaya Saing”, Ungkap Sonny Bu­daya Putra merupakan Misi Kota Padangpanjang yang telah berjalan.

Dikatakannya, pada ta­hun 2023 di tingkat SD dan SLTP telah difasilitasi pe­nya­luran dana PIP kepada 882 siswa SD, 223 siswa SLTP. Dengan total realisasi sebe­sar Rp 493.650.000.  Sedang­kan untuk tingkat SLTA dan perguruan tinggi, Pemko sudah merea­lisa­sikan bea­siswa dari APBD kepada 130 orang dengan nilai sebesar Rp2 miliar lebih.

Di samping itu juga disalurkan beasiswa bagi individu dari keluarga mis­kin untuk 200 penerima dengan nilai Rp670.500.000. Di sisi lain, meningkatkan akses dan kualitas pendi­dikan tinggi bagi para pela­jar Padangpanjang, Pemko sudah menjalin kerja sama dengan 10 perguruan tinggi.

Di antaranya University of Arizona Amerika Serikat, Sampoerna University, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, ISI Padangpan­jang, STIT Diniyyah Puteri, Akper Nabila, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Universitas Metamedia, Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa.

“Harapannya adalah agar semakin banyak put­ra-putri Padang Panjang dapat mengenyam pendi­dikan setinggi-tingginya baik di dalam maupun di luar negeri,” jelas Sonny.

Pelaksanaan program bidang pendidikan selama beberapa tahun terakhir telah memberikan hasil luar biasa. Angka Rata-rata Lama Bersekolah Kota Pa­dangpanjang 2022 menca­pai 11,92 tahun, atau ter­tinggi di Sumatera Barat.

Peningkatan layanan kesehatan juga terus diga­lakkan, baik di Puskesmas maupun RSUD. Termasuk lanjutan pemberian jami­nan kesehatan kepada ma­syarakat.

Dalam aspek pena­nga­nan stunting, Padang­pan­jang juga sudah melak­sanakan berbagai inovasi untuk menurunkan angka stunting. Diantaranya pe­nyelenggaraan Dapur Se­hat Atasi Stunting atau Dahsyat, gerakan Bapak Ibu Asuh Anak Stunting atau Basunting, penyaluran bantuan pangan pokok dan PMT lokal.

“Alhamdulilah dari data terakhir tahun 2023 ini ca­paian stunting sudah men­dekati target nasional yaitu 14,09 persen. Pada 2024 penanganan stunting ini akan dilakukan lebih inten­sif lagi agar kasus stunting di Padangpanjang dapat ditekan serendah mung­kin,” ungkapnya.

Gubernur Sumatra Ba­rat (Sumbar) diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sum­berdaya, drh. Eri Ri­nal­di, M.M mengucapkan sela­mat atas HJK Padang Pan­jang ke-233. Menu­rut­nya kemajuan pembangu­nan di Padang Panjang terus ter­wujud sampai saat ini.

Rinaldi mengajak ma­syarakat Padangpanjang bisa menghadapi berbagai per­soalan dan tantangan ke de­pan dengan lebih baik lagi.

Baca Juga  288 Satkamling Digital Tanahdatar Dikukuhkan, Irjen Pol Gatot: Sinergi Inovatif Wujudkan Keamanan Lingkungan

“Jawab tantangan de­ngan karya. Tunjukan mela­lui masyarakat Padang Panjang dan Pemko seba­gai pengelola pemerin­tahan yang  tangkas, ter­ukur  mewujudkan  kesejah­teraan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Mardiansyah, SKom mengatakan peringatan HJK ke-233, 1 Desember 2023 adalah kali pertama dengan wali kota yang dijabat Penjabat Wali Kota yakni Sonny Budaya Putra.

“Untuk itu, harapan kita semua warga kota adalah menjadikan Padang­pan­jang semakin baik, demi kesejahteraan masyara­kat,” katanya.

Dengan disahkan dan disepakati bersama APBD 2024 secara jelas memuat program-program, terma­suk program unggulan, yang diharapkan mampu mengu­bah wajah kota Pa­dang Pan­jang semakin baik lagi.

Termasuk pembena­han dan penataan Pasar Pusat dan Pasar Kuliner untuk menggerakkan eko­no­mi warga kota. Islamic Center sebagai ikon objek wisata religi, maupun Sport Center yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Ketua KAN Bukit Suru­ngan, Faiz Fauzan El Mu­ham­mady Datuak Bagindo Marajo menuturkan HJK ke-233 merupakan sarana melihat kembali sejauh mana amanah  memeli­hara  negeri yang dicintai.

Yaitu sebagai Kota Pen­didikan, bahkan dulunya sebagai barometer perpo­litikan. Sehingga Padang Panjang dulu menghasil­kan para pemikir.

Kepada Pj Wali Kota, Faiz Fauzan berharap bisa bersinergi dengan DPRD. Mengevaluasi, maupun membenahi kekurangan yang masih ada. Lalu me­rampungkan RPJPD  dalam satu niat mencari rida Allah dan mengurus umat.

10 Tokoh Terima Pin Emas

Pada momentum Rapat Paripurna ke-233 ini, Pem­ko  Padangpanjang juga menyerahkan Pin Emas kepada 10 tokoh masyara­kat yang dinilai berjasa terhadap pembangunan kota di berbagai bidang.

Mereka merupakan to­koh masyarakat yang telah berjasa ikut memberikan sumbangsih, prestasi dan dedikasi di bidangnya ma­sing-masing dalam kema­juan kota.

Adapun 10 tokoh pe­nerima Pin Emas ini di antaranya, Hamzah, M.Sn (Bidang Seni Budaya dan Adat Istiadat), Esa Ahmadi, SIQ, S.Pdi (Bidang Keaga­maan), H. Sehabuddin, S.H, M.M.Pd (Bidang Sosial Ke­masyarakatan), Yulastri Yanti (Bidang Lingkungan Hidup), Feri Ferdiansyah (Bidang Kepemudaan dan Olahraga).

Kemudian H. Ali Usman Suib, S.E (Bidang Koperasi, Dunia Usaha dan UMKM), Widiyanti, M.Sn (Bidang Koperasi, Dunia Usaha dan UMKM), Dalvi, M.Pdi (Bi­dang Pendidikan), Yosi Pur­wasari, S.Pd (Bidang Pendi­dikan) dan Adrianti, A.Md.Keb (Bidang Kese­hatan).

“Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi tokoh-tokoh ini memba­ngun Kota Padangpanjang yang kita cintai. Semoga makin memacu semangat kita bersama mewujudkan Padangpanjang yang ung­gul dan sejahtera,” ujar­nya. (adv)