BERITA UTAMA

Dilantik jadi KASAD Baru, Jenderal Maruli Simanjuntak Jamin Netralitas TNI AD di Pemilu 2024

0
×

Dilantik jadi KASAD Baru, Jenderal Maruli Simanjuntak Jamin Netralitas TNI AD di Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

JAKARTA, METRO–Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi telah dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (29/11).

Setelah dilantik menjadi Kasad baru menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto, Maruli Simanjuntak memastikan bahwa TNI AD akan menjunjung tinggi sikap netral di Pemilu 2024.

“Saya akan pastikan TNI Angkatan Darat khususnya, harus netral. Saya pastikan itu,” kata Maruli Simanjuntak seusai pelantikan seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (29/11).

Ia juga mengaku bahwa institusinya akan bereaksi cepat bilamana ditemukan pelanggaran netralitas dari anggotanya di Pemilu 2024 mendatang.

“Kita selalu bereaksi cepat kalau ada kejadian-kejadian yang seperti ini, yang lain juga kita cukup cepat kalau ada pelanggaran-pelanggaran,” ujarnya.

Diungkap Maruli, hal itu juga sejalan dengan arahan presiden yang menekankan pentingnya netralitas TNI AD pada Pemilu 2024.

Dalam pesannya kepada Maruli, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei publik, intitusi yang dipimpin menantu Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI non aktif, Luhut Binsar Pandjaitan itu sudah baik.

“Kalau bisa ditingkatkan lebih baik dan juga mengenai netralitas yang sangat beliau tekankan,” kata Maruli seraya menyampaikan arahan presiden kepada TNI AD.

Bahkan, secara pribadi Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga mene­gas­kan bahwa ia tidak ingin mempertaruhkan maruah TNI AD yang dianggapnya sudah cukup baik dengan tindakan pembiaran pelanggaran netralitas anggota di Pemilu 2024.

“Saya pikir, saya pribadi tidak akan meng-gambling-kan nama institusi AD yang sudah baik untuk hal seperti ini. Saya tidak mau, karena ini akan jadi sejarah panjang bahwa kami di TNI AD, khususnya, tidak netral dalam Pemilihan Umum,” tandasnya. (jpg)