METRO PADANG

Bolos Sekolah, 4 Pelajar Diamankan Saat Nongkrong di Warung

0
×

Bolos Sekolah, 4 Pelajar Diamankan Saat Nongkrong di Warung

Sebarkan artikel ini
PELAJAR BOLOS— Nongkrong di warung saat jam pelajaran sekolah berlangsung, 4 pelajar SMK di bawa ke Mako Satpol PP Padang untuk dilakukan pembinaan, Rabu (29/11).

TAN MALAKA, METRO–Empat orang pelajar SMK yang bolos se­kolah sambil nongkrong di salah satu warung di tertibkan oleh pasukan Satpol-PP BKO Keca­matan Padang Timur, bersama Kasi Trantib Kelurahan Simpang Haru, Rabu (29/11)

Mereka didapati sedang asyik duduk-duduk di luar lingkungan sekolah, di kawasan Banda bakali, saat jam Proses Belajar Mengajar (PBM) sedang berlangsung.

Satpol PP BKO langsung membawa pelajar tersebut ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka, Kota Padang untuk didata dan dilakukan pembinaan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga  November, 2 Puskesmas Baru Tuntas

Kasi trantib Kelurahan Simpang Haru, Marjohan Yustin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat sekelompok pelajar yang sedang bolos sekolah,

“Usai mendapatkan informasi dari warga tersebut kami bersama Satpol PP BKO langsung gerak cepat menuju lokasi yang dilaporkan,” katanya.

Sesampainya di lokasi, ternyata benar bahwa pihaknya menemukan bahwa empat orang pelajar SMK yang masih berpakaian seragam sekolah leng­kap. “Padahal di masing-masing sekolah PBM masih berlangsung,” katanya.

Terpisah, Kasatpol-PP Kota Padang, Chandra Eka Putra mengatakan, bahwa semua anggota BKO Kecamatan akan terus aktif melakukan patroli dan razia terhadap pelajar yang keluyuran saat PBM berlangsung, hal ini dilaksanakan dalam rangka menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Baca Juga  Tahun Ajaran Baru 13 Juli 2020, Padang belum Terapkan Belajar Tatap Muka

“Penertiban ini kita laksanakan untuk memastikan generasi-generasi mu­da ini mendapatkan pendidikan formal yang cukup di sekolah, dan bukan ma­lah keluyuran yang akhirnya nanti bisa menimbulkan sisi negatif bagi diri mereka sendiri dan Ini salah satu langkah kita dalam upaya pencegahan aksi tauran antar pelajar,”ujar Chandra. (brm)