OLAHRAGA

Prancis vs Mali, Waspada Kejutan The Eagles

0
×

Prancis vs Mali, Waspada Kejutan The Eagles

Sebarkan artikel ini
Ismail Bouneb

Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Indonesia mulai memasuki babak Semifinal dimana 4 tim akan memperebutkan tiket menuju final yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12) malam.

Salah satu pertandingan yang akan berlangsung pada babak semifinal ini adalah pertemuan Timnas Prancis U-17 melawan Timnas Mali U-17 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Selasa (28/11) pukul 19.00 WIB.

Pertandi­ngan ini dipre­diksi berjalan sengit meski Les Blues lebih diunggulkan. Di sisi lain, sebagai satu-satunya wakil Afrika tersisa, Mali bisa menciptakan kejutan.

Prancis U17 tampil cukup apik di Piala Dunia U17 2023. Dari 5 laga yang dijalani, Les Bleus selalu sukses mencatat kemenangan tanpa 1 kali pun kebobolan. Mereka pun jadi satu-satunya tim yang belum terkoyak di turnamen ini. Sebuah hal wajar jika Prancis diprediksi lolos ke final.

Meski begitu, Mali yang sukses mengalahkan Maroko di perempat final tetap wajib diwaspadai. The Eagles menunjukkan progres positif di fase gugur. Selain itu, Mali adalah runner-up Piala Afrika U17 2023. Mereka akan jadi wakil Afrika ketiga yang dihadapi Prancis setelah Burkina Faso dan Senegal.

Prancis memiliki pertahanan yang luar biasa di Piala Dunia U17 2023. Les Bleus belum pernah kebobolan, termasuk ketika menjinakkan kejutan dari Asia, Uzbekistan, 1-0 di perempat final.

Pelatih Timnas Prancis U17, Jean-Luc Vannuchi, mengakui bahwa penjaga gawang Pau Argney menjadi kunci keberhasilan Les Bleus lolos ke semifinal.

Saat jumpa Uzbekistan, kiper asal Le Havre tersebut tampil ciamik sepanjang laga. Vannuchi berharap Argney mampu menunjukkan performa yang konsisten di sisa laga Piala Dunia U17 2023. Selain itu, sang juru taktik bakal fokus memulihkan kondisi fisik pemainnya agar tampil prima melawan Mali. Pasalnya, laga semifinal hanya berjarak 72 jam dari babak 8 besar.

“Kami memiliki kiper yang bagus, tetapi lawan juga memiliki permainan yang solid dan kompak. Sekarang, fokus kami adalah melakukan pemulihan fisik dan menganalisa lawan,” kata Jean-Luc Vannuchi dikutip FIFA.

Di sisi lain Mali, yang yang sempat kalah dari Spanyol di penyisihan grup tampil apik saat memasuki babak knock out. Les Aigles bahkan sempat mengalahkan Meksiko 5-0 di babak 16 besar, serta menang 1-0 melawan Maroko di perempat final.

Pelatih Mali U17, Soumalia Coulibaly, yakin timnya bisa mengalahkan Prancis di babak semifinal dan melaju ke final. Kendati Les Bleus belum pernah kebobolan, sang juru taktik yakin anak asuhnya bisa membobol gawang Pau Argney.

“Kami tidak berpikir Prancis tidak bisa kebobolan. Apalagi, kami memiliki pemain-pemain yang bisa mencetak gol dari lini depan hingga belakang. Semoga, kami bisa mencetak gol lebih banyak,” kata Coulibaly.

Uniknya, dalam skuad Mali, lebih banyak pemain lokal yang dipakai Coulibaly. Satu-satunya pemain yang berlaga di Liga Prancis adalah Badra Traore (Metz). Sementara itu, Ibrahim Diarra, Mahamoud Barry, dan Mamadou Doumbia yang sudah men­cetak 3 gol di Piala Du­nia U17 2023, berasal dari klub lokal. (*/rom)