PEMUDA, METRO–Yayasan Nagari Madani Sejahtera menerima harta wakaf satu bidang tanah seluas 1.000 M2 dari keluarga H. Mansyur yang diwakili oleh Zulkhaili. Penyerahan wakaf tanah itu dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat Bank Nagari, Senin (27/11).
Penyerahan harta wakaf satu bidang tanah itu diterima langsung oleh Ketua Yayasan Nagari Madani Sejahtera Rishendri Mukhtar, dan disaksikan oleh Pembina Yayasan sekaligus Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari Muhamad Irsyad, Ketua Koperasi Bank Nagari Sumardi, Dirut Dana Pensiun Bank Nagari Antonius, Pemimpin Divisi Sekper Bank Nagari Idrianis, dan Direktur Dana Pensiun Giantino.
Ketua Yayasan Nagari Madani Sejahtera Rishendri Mukhtar mengatakan, Yayasan Nagari Madani Sejahtera adalah yayasan yang bergerak dibidang keagamaan, seperti pengelolaan wakaf dan zakat, bidang pendidikan dan latihan, Bidang sosial kemanusiaan dan kesehatan.
“Yayasan Nagari Madani Sejahtera sendiri didirikan oleh Koperasi Bank Nagari, Bank Nagari, dan Dana Pensiun Bank Nagari,” jelasnya.
Ia menambahkan, nantinya lahan tanah wakaf tersebut akan dijadikan Rumah Tahfiz Modern yang akan dikelola oleh Yayasan Nagari Madani Sejahtera. “Alhamdulillah kami diberikan amanah berupa wakaf tanah. Mudah-mudahan apa yang kami rencanakan akan dilancarkan, yakni mewujudkan Rumah Tahfiz Modern. Terima kasih kepada Direksi Bank Nagari dan keluarga besar H. Mansyur atas support-nya kepada Yayasan Nagari Madani Sejahtera,” ujar Rishendri.
Pembina Yayasan sekaligus Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad mengatakan, wakaf satu bidang tanah seluas 1.000 M2 tersebut rencananya akan dibangun Rumah Tahfiz Modern. Nantinya di rumah tahfiz, anak-anak atau siswa tidak hanya diajarkan bagaimana menghafal Al Quran, tapi juga diajarkan tentang ilmu tasfir Al Quran.
Kemudian yang tidak kalah penting menurut Irsyad, para siswa nantinya juga diajarkan tentang ilmu Fiqih. Karena menurutnya, ilmu Fiqih adalah salah satu ilmu yang penting dipelajari oleh semua ummat Islam.
“Rumah Tahfiz Modern itu dibangun nanti dengan memiliki enam kelas. Harapan kami tentu Rumah Tahfiz Modern tidak hanya melahirkan generasi yang hafal Al Quran, tapi juga mengerti makna dan tafsir yang terdapat dalam Al Quran itu sendiri,” jelasnya. (r)






