BERITA UTAMA

Jadikan Geopark Sebagai Konsep Pembangunan Daerah, Peserta Rakornas  Akui Banyak Belajar dari Sijunjung, Sijunjung Manfaatkan Momen untuk Promosikan UMKM

0
×

Jadikan Geopark Sebagai Konsep Pembangunan Daerah, Peserta Rakornas  Akui Banyak Belajar dari Sijunjung, Sijunjung Manfaatkan Momen untuk Promosikan UMKM

Sebarkan artikel ini
4 FOTO UTAMA 1
BUPATI Benny Dwifa didampingi Wabup Irradattilah saat menerima apresiasi dari Bappenas RI atas pengelolaan Geopark Silokek.

Rapat Koordinasi Nasio­nal (Rakornas) Perencanaan Geopark Indonesia 2023 di Kabupaten Sijunjung meru­pakan sebuah apresiasi ter­hadap Pemkab Sijunjung dari pemerintah pusat. Kegiatan itu dimanfaatkan Pemkab Sijunjung sebagai ajang mempromosikan potensi daerah.

Selain mengekspos Geo­park Ranah Minang Silokek, Rakornas yang diikuti seluruh pengelola geopark se-Indonesia itu juga menjadi momen untuk memperkenalkan produk UMKM Sijunjung.

Acara Rakornas Peren­canaan Geopark Indonesia tahun 2023 digelar di Sijunjung sejak tanggal 19 hingga 22 November kemarin. Rakornas diikuti ratusan peserta dari berbagai lembaga itu dipusat­kan di kawasan Geopark Ra­nah Minang Silokek.

Kegiatan itu berlangsung di Gedung Pancasila, Muaro Sijunjung. Dengan serangkaian kegiatan, acara itu juga me­nyajikan keindahan perkampu­ngan adat, destinasi Geopark Silokek, budaya serta kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Sijunjung.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa dan Wabup Iraddatillah beserta jajaran di lingkungan Pemkab Sijunjung memapar­kan bahwa hadirnya Geopark Silokek menjadi sebuah konsep pembangunan bagi pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Benny dihadapan Bappenas RI yang diha­diri Deputi Bidang Ke­maritiman dan Sumber Daya Alam, Vivi Yulaswati beserta seluruh nara­sumber, akademisi dan pengelola geopark di seluruh Indonesia.

Bahkan, lanjut Bupati, kon­sep geopark itu tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sijunjung yang menjadi acuan secara menyeluruh untuk mengge­rakkan pembangunan daerah.

“Barangkali ini agak unik di Indonesia, kami di Sijunjung menjadikan Geopark ini sebagai konsep pembangunan daerah, dirumuskan ke dalam RPJMD Kabupaten Sijunjung,” tutur Bupati Benny Dwifa dihadapan ratusan peserta Rakornas dari seluruh Indonesia.

Baca Juga  Prabowo Serukan Seluruh Elemen Politik Bersatu dan Jaga Kerukunan

Benny menjelaskan, kon­sep tersebut terintegrasi pada seluruh sektor yang ada di Kabupaten Sijunjung. “Caku­pan kita luas, bukan sekedar destinasi wisata saja namun, meliputi banyak sektor yang kita gerakkan melalui geopark ini,” ungkapnya.

Tak ayal, jika pemaparan konsep geopark oleh Bupati Sijunjung itu menjadi inspirasi baru bagi pengelola geopark di seluruh Indonesia. Rakornas Geopark diikuti sebanyak 195 peserta yang terregistrasi. Merupakan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah seorang peserta Rakornas yang juga Penjabat Bupati Lebak, Provinsi Banten serta Perwakilan dari Kemen­dagri Dirjen Bangda, Iwan Kurniawan. “Saya datang kesini selain sebagai pemateri, juga ingin belajar ke Sijunjung. Terutama bagaimana langkah-langkah dalam pengusulan dan pengelolaan geopark ini, baik untuk menjadi geopark nasional maupun UNESCO Global Geo­park,” tuturnya.

Iwan Kurniawan mengaku bahwa pelaksanaan Rakornas Perencanaan Geopark 2023 di Sijunjung sebagai momen yang sangat tepat. “Saya sendiri, terus terang ingin belajar bagaimana konsep geopark ini. Jadi bagaimana berbagai sektor bisa terintegrasi ke dalam konsep geopark ini dan itu yang perlu kami rancang kede­pannya,” katanya menam­bahkan.

Pihaknya mengatakan men­dapat inspirasi dari Kabu­paten Sijunjung setelah mengi­kuti kegiatan Rakornas Geopark Indonesia, terutama program yang telah diterapkan oleh Pemkab Sijunjung. “Bagi saya kegiatan ini bagus, ketemu apa yang kita butuhkan. Saya bisa belajar dari Sijunjung, dari pakar dan pengelola lainnya,” tambahnya

Baca Juga  Pasangan Bukan Muhrim Diamankan Warga

Empat Poin Penting Dirumuskan Pada Rakornas Geopark di Sijunjung

Direktur Sumberdaya Ener­gi mineral dan Pertam­bangan Bappenas RI. Nizhar Marizi ST,M.Si,P.Hd. mengata­kan, dipilihnya Sijunjung seba­gai tuan rumah bukan tanpa ala­san. Bahkan pihaknya mela­lui tim survei terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap kesiapan dan kelayakan.

“Kita melihat keseriusan pemerintah Kabupaten Sijun­jung yang telah memasukkan geopark sebagai konsep pem­bangunan dae­rah, dan dirumu­kan dalam ren­cana kerja pem­bangunan jang­ka menengah, hal ini yang men­jadi salah satu poin penting dari Bappenas dari sisi Perencanaan pembangunan Geo­park dan se­belum dilakukan Rakornas di Ka­bu­paten Sijun­jung,” jelasnya.

Rakornas Geopark Indonesia yang ber­langsung sukses itu, menghasilkan empat poin dian­taranya, sustainable, keberlan­jutan geopark da­lam rangka penyelamatan bumi dan kesejahteraan. Poin tersebut juga akan jadi RPJMN oleh Bappenas.

Selanjutnya, peningkatan status Unesco Global Geopark (UGGp) pada 2024. Sinergitas badan pengelola Geopark dengan kementerian, lembaga, organisasi dan perangkat daerah terkait.

Bappenas menargetkan pada 2024 terdapat 12 Geopark berstatus global. “Peluang ini tentu terbuka lebar bagi Geopark Ranah Minang Silokek untuk berstatus UGGp,” tambahnya.

Selain kegiatan Rakornas, seluruh peserta juga dijadwal­kan untuk mengikuti paket field trip geosite yang ada di kawasan Geopark Ranah Minang Silo­kek. Kegiatan itu bertujuan agar para peserta bisa melihat dan merasakan langsung kein­da­han alam yang dimiliki Sijun­jung. (**)