METRO SUMBAR

Libatkan TTIC Sumbar, Bulog dan Pelaku Usaha, DKP3 Gelar Gerakan Pangan Murah

0
×

Libatkan TTIC Sumbar, Bulog dan Pelaku Usaha, DKP3 Gelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
GERAKAN PANGAN MURAH— Pj Wali Kota Sawahlunto Dr. Zefnihan, mengujungi stand dan pedagang usai membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah.

SAWAHLUNTO, METRO–Dalam upaya membantu masyarakat membeli kebutuhan bahan pangan de­ngan harga yang ter­jang­kau, Dinas Ketahanan Pa­ngan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawah­lunto menyelenggarakan ‘Gerakan Pangan Murah’ di pelataran Makam Muhammad Yamin Desa Talawi Mudiak, pada Kamis (23/11).

Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Dr. Zefnihan, AP, MSi, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.

“Gerakan Pangan Murah ini melibatkan TTIC Sumbar, Bulog, dan pelaku usaha pangan serta petani sekitar dengan tujuan agar masyarakat bisa menda­patkan kebutuhan ber­ba­gai bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau guna memenuhi konsumsi sehari-hari serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan produk lo­kal,” kata Pj Wali Kota Zefnihan.

Baca Juga  DPRD Kota Pariaman Berduka, Almarhum Ajo Faisal Orang Baik Semasa Hidupnya

Sementara Kepala DKP3 Sawahlunto Henni Purwaningsih menyampaikan Gerakan Pangan Murah ini diadakan untuk ke­dua kalinya, dimana untuk pertama kali telah dilaksanakan di Desa Lunto Timur pada 03 Oktober 2023 lalu.

“Produk yang dijual pa­da Gerakan Pangan Murah ini yaitu ada komoditi kerupuk Kubang, minyak tanak, bawang goreng, keripik pisang dan lain-lain yang berasal dari pelaku industri kecil di Sawahlunto,” kata Henni.

Setelah itu dari petani lokal Sawahlunto menjual cabe merah, telur ayam ras, ayam potong, ikan nila, sayuran dan buah segar.

Baca Juga  Kejahatan Seksual Mengintai, Orang Tua Perlu Dampingi Anak Main Game

“Kemudian Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Provinsi Sumbar menjual komoditi bawang merah, daging dan cabe. Setelah itu juga ada Bulog dengan komoditi yang dijual yakni beras gula dan minyak goreng,” ujar Henni merinci.

Dijelaskan Henni, untuk subsidi harga cabe yakni senilai Rp10 ribu/kg, itu dibantu oleh Perbankan Sawahlunto (Bank Nagari, Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia).

Kemudian ada PT. Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin yang membantu memberikan bibit cabe sebanyak 6 ribu batang.(pin)