METRO PESISIR

Pendampingan Program Strategis Nasional dan Daerah, Jangan Ada Persoalan Hukum, Tuntaskan Pekerjaan!

0
×

Pendampingan Program Strategis Nasional dan Daerah, Jangan Ada Persoalan Hukum, Tuntaskan Pekerjaan!

Sebarkan artikel ini

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan semua program nasional tidak saja dibiayai oleh APBN, tapi juga dari  APBD Provinsi dan kabupaten, karena itulah perlu semua program tersebut ada pendampingan agar tidak muncul persoalan baru setelah selesai. Se­perti pembangunan cek dam di Kecamatan Sungai Limau muncul persoalan, karena proyek tidak diselesaikan oleh pihak ke tiga, tapi sekarang telah diselesai dan segera dilanjutkan pembangunannya.

“Jadi acara sosialisasi tugas dan fungsi kejaksaan RI dan asitensi program pembangunan strategis  daerah ini sangat penting dilaksanakan agar semua program strategis berjalan sesuai dengan aturan dan tidak muncul persoalan hukum pada kemudian hari­nya,” kata Bupati Pa­dangpariaman Suhatri Bur, kemarin, saat acara sosia­lisasi fungsi dan tugas Kejaksaan RI dalam pendam­pingan program program nasional di daerah.

Suhatri Bur menyatakan perlu dilakukan evaluasi semua program program strategis, apalagi program strategis nasio­nal tidak saja dibiayai APBN tapi ada APBD Provinsi Sumatra Barat dan APBD Padangpariaman, karena itu perlu ada pendampi­ngan agar tidak ada muncul masalah hukum. “Kita me­ngatakan demikian agar semua program program nasional berjalan dengan baik, dengan demikian ti­dak ada persoalan hukum nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga  Kedelai Naik, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Minta Pengrajin Tahu dan Tempe Tetap Produksi

Seperti contoh katanya, pembangunan cek dam Kecamatan Sungai Limau telah putus kontrak dengan pemborong, karena pekerjaan amburadul. Tapi telah diselesaikan dan pemba­ngunan segera dilanjutkan karena itu perlu pendam­pingan untuk kelanjutan pembangunan. “Kalau ti­dak ada halangan pembangunan cek dam Sungai Limau segera dilanjutkan pembangunan, namun di­dampingi oleh pendamping agar pembangunan berjalan dengan baik,” ujar­nya..

Jadi kata Suhatri Bur karena telah ada pendam­pingi diminta kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan takut menjadi bendahara dilingku­ngan tugas masing masing,  karena telah ada pendam­pingan dan dilakukan so­sialisasi sekarang. Artinya, sosialisiasi yang dilaksanakan sekarang ini  penting, agar proses pelaksanaan pembangunan berjalan baik. “Semoga semua program pembangunan nasional tidak ada perma­salahan lagi dalam pelaksanaan program pemba­ngunan strategis tahun 2023,” ujarnya.

Baca Juga  Selama Ramadhan, Bupati Keliling Surau dan Masjid

Sementara Inspektur Pemkab Padangpariaman Hendra Aswara menyatakan, saat ini inspekturat Padangpariaman terus me­lakukan  monitoring semua porogram nasional dan daerah. Mulai dari dana desa seperti bumnag dan proyek proyek daerah yang memakai dana APBN, APBD Provinsi maupun APBD Padangpariaman. Inspektorat langsung survei ke lapangan semua program yang dikerjakan dan melakukan pemeriksaan agar sesuai dengan aturan yang telah ada.

“Kita melakukan monitoring tersebut agar ma­syarakat tidak dirugikan dalam pelaksanaan pembangunan yang memakai uang negara. Makanya kita dalam sosialisasi ini langsung mendatangkan narasumber Kajari Pariman Bagus Priyono. Semoga selesai acara sosialisasi ini secara bertahap semuaprogram nasional maupun daerah telah berjalan de­ngan baik, karena masing ASN yang berhubungan dana di lingkungan Pem­kab Padangpariaman telal ikuti sosilisasinya,” tambahnya mengakhiri. (efa)