AGAM, METRO–Dalam rangka Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan kegiatan percepatan Penurunan Stunting, Pemerintah Kabupaten laksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Agam Tahun 2023.
Edi Busti, selaku Wakil Ketua TPPS membuka rapat yang dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Tim Penggerak PKK, Polres, Penyuluhan Keluarga Berencana (PKB) se Kabupaten Agam, Kepala OPD terkait, Kepala Puskesmas, Camat dan Wali Nagari bertempat di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (21/11).
Dalam sambutannya, Edi Busti menyampaikan tentang Arah dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Agam, bahwa Stunting menjadi topik yang tidak bisa dihindari.
“Strategi percepatan penurunan Stunting yang harus dilaksanakan yaitu memastikan di sekretariat TPPS Nagari dan Kecamatan terdapat Jumlah Balita, Data Stunting dan Data Keluarga Berisiko Stunting Per Nagari dan Kecamatan serta hasil Penimbangan di Posyandu,”ungkapnya.
Kemudian ia melanjutkan, untuk melakukan Optimalisasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita yang ada di masing-masing nagari, Melaksanakan Mini lokakarya setiap bulan, Melakukan menov tindak lanjut dari hasil Mini lokakarya, pengisian data BANGDA dilakukan tepat waktu oleh OPD,dsb.
Marda Jendri yang mewakili BKKBN Provinsi Sumatera Barat memberikan sambutan Permasalahan Stunting harus diatasi bersama. “Kita berharap angka stunting ini bisa menurun secara dratis. Diharapkan segala upaya bersama ini dapat berjalan lancar, sehingga angka percepatan penanganan stunting semakin membaik, Serta acara ini bisa memberikan pencerahan bagi semua orang. Alhamdulillah Agam termasuk daerah pencontohan dan merupakan TPPS yang terbaik,”jelasnya.
Disisi lain Kepala Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam Drs Surya Wendri menyampaikan secara keseluruhan dari tanggal 1 Januari sampai 31 Oktober 2023 Kabupaten Agam menempati peringkat 3 dari 19 Kabupaten/Kota untuk rata-rata kunjungan per TPK . “Selama bulan Oktober memuncaki klasemen dengan peringkat 1 dari 19 Kabupaten/Kota di Sumbar,” terangnya.
Dari target kunjungan setiap bulannya, sudah baik di angka 89%. Hanya saja, sampai dengan akhir Oktober 2023 tersisa 3 kecamatan yang Realisasi Pendampingan keluarganya dibawah 70% dari target yaitu Palupuh (66%), Tilatang Kamang (58%), Sungai Pua(42%).
Arma Citra S.Gz yang mewakili Dinas kesehatan kabupaten Agam menyampaikan tentang publikasi data Stunting Kabupaten Agam 2023, upaya peningkatan mutu kegiatan penimbangan masal yaitu penggalangan komitmen dengan TGP dengan pembentukan tim pemantau pelaksanaan penimbangan masal disetiap Puskesmas, kedua memastikan penimbangan masal dilakukan menggunakan peralatan sesuai standar dan dilaksanakan oleh semua kader terlatih. (pry)






