JAKARTA, METRO–PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terus mencuri perhatian para pecinta motor matic usai motor pabrikan mereka dibekali rangka berjenis underbone. Pemilik motor keluaran Yamaha pun tentu lega dan puas dan meyakini motor Yamaha unggul dengan produk lain.
Presiden Direktur dan CEO YIMM Dyonisius Beti mengatakan, Yamaha konsisten menggunakan Rangka sasis Tubular (Pipa Besi Baja) dengan material lebih tebal untuk menjaga kualitas produk agar awet untuk pemakaian jangka panjang sekaligus lebih kokoh menahan beban.
“Bahan rangka motor kita relatif lebih tebal dibandingkan ketebalan rangka motor yang dipakai di industri. Ketebalan kita dua kali lipat.,” Dyonisius Beti di acara Media Factory Visit di pabrik Yamaha di kawasan Pulogadung.
Selain menggunakan Rangka Tubular (Pipa Besi Baja) yang lebih tebal dan kuat, Yamaha juga merancang desain rangka berikut alur untuk pembuangan air jika rangka hollow tersebut tanpa sengaja kemasukan air.
“Kedua adalah drainase system pada kendaraan kita. Kita sudah perhatikan juga dengan aliran buangan airnya misalnya saat (motor) dicuci. Kalau drainasenya lebih bagus, itu mampu menahan terhadap karat juga,” ungkap Dyonisius Beti.
Yamaha membuat lubang pada bagian rangka tubular terbawah. Dengan demikian ketika terjadi air masuk, akan langsung terbuang.
Dyon menekankan, desain motor Yamaha sudah memperhatikan sistem drainasenya karena dipasarkan di Indonesia dengan kondisi 2 musim yakni musim kemarau dan musim hujan di mana saat musim hujan motor krtap terpapar air hujan yang bersifat korosif.
Rangka yang sudah dibuat diberikan pelapis anti karat dengan teknik celup. Pelapisan dengan teknik celup ini membuat seluruh bagian rangka baik bagian luar maupun dalam terlapisi antikarat, dengan demikian mencegah risiko terpapar karat dan korosi untuk jangka panjang.
“Pencelupan antikarat ini mencapai 22 micron. Kita terapkan bermacam macam proteksi agar motor Yamaha terhindari darinrisiko korosi,” imbuh Dyon. (rgr)






