JAKARTA, METRO–Juru Bicara Anak Muda di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rian Ernets menilai gerak-gerik Pasangan Prabowo-Gibran yang luwes bisa menjadi contoh bagi bagi generasi muda.
“Dua Kata untuk Prabowo Gibran malam di KPU itu. ‘Santuy dan Santun’. Ini sangat mewakili sekaligus jadi teladan generasi muda. Santuy sudah ada di jiwa kita anak muda. Tapi ternyata tak bisa santuy saja, tapi juga harus santun.” ujar Rian kepada wartawan, Kamis (16/11).
Menurutnya, sikap Prabowo penuh senyum dan tawa, berbalas pantun, berjoget jenaka dinilai Rian membuat politik menjadi lebih menarik di kalangan anak muda.
“Politik jadi enjoyable bagi anak muda dan milenial,” Katanya.
Bahkan, kata rian, anak-anak muda yang apatis terhadap politik, karena sudah dua kali kita Pemilihan kesannya ‘berantem’ terus bisa berubah. Karena disajikan sesuatu yang santuy tapi tetap santun.
“Malam kemaren Pak Prabowo dan Mas Gibran di KPU tampil dengan santuy dan gemoy. Saya pikir anak-anak muda mengharapkan ini,” imbuh Rian.
Namun tidak hanya berhenti di santuy, hal yang lebih menarik adalah bagaimana Pasangan Prabowo-Gibran juga mengajarkan soal ada adab dan kesantunan.
“Kita bisa melihat bersama, bagaimana Pak Prabowo menghampiri semua paslon dan tamu dengan sikap hormat. Memberi salam terlebih dahulu, meski dari semua calon Pak Prabowo-lah sebenarnya yang paling senior” jelas Rian.
“Mas Gibran juga begitu. Yang paling ikonik tentu ketika memberi hormat dan mengantarkan adiknya untuk sungkem ke Bu Mega. Ini benar-benar sebuah adab yang mesti kita, anak muda, teladani.” terangnya.
Jika politik santuy dan santai ini berlanjut, Rian Ernest meyakini masa depan politik Indonesia akan cerah. “Kita harapkan politik bisa terus begini, santuy dan santun. Bukan berantem. Dengan begitu anak muda jadi berani masuk dan berkarya dalam politik,” harapnya. (jpg)






