METRO PADANG

Jadi Direktur Fungsi Operasi PT Semen Baturaja, M Syafitri: Banyak Kenangan, Semen Padang akan Selalu Dirindukan

0
×

Jadi Direktur Fungsi Operasi PT Semen Baturaja, M Syafitri: Banyak Kenangan, Semen Padang akan Selalu Dirindukan

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN CENDERA MATA— Muhammad Syafitri didampingi istri, menerima cendera mata dari manajemen PT Semen Padang saat acara perpisahan Muhammad Syafitri yang digelar di Wisma Indarung PT Semen Padang, Jumat (3/11). Acara perpisahan itu dilakukan seiring terpilihanya Muhammad Syafitri sebagai Direktur Fungsi Operasi PT Semen Baturaja Tbk.

INDARUNG, METRO–Manajemen PT Semen Padang turut berbahagia atas terpilihnya salah satu staf terbaik perusahaan Muhammad Syafitri, men­jadi Direktur Fungsi Ope­rasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Kamis (9/11) lalu.

Kebahagiaan itu diwu­judkan melalui acara per­pisahan terhadap Muham­mad Syafitri beserta istri yang digelar di Wisma Indarung PT Semen Pa­dang, Jumat (10/11) malam. Acara perpisahan dengan tema “Wishing you all the Best in next phase of your career” itu, juga dihadiri seluruh jajaran Direksi PT Semen Padang dan kar­yawan.

Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar Dt Tumang­guang Basa dalam sam­butannya, mengucapkan selamat kepada Muham­mad Syafitri yang diper­caya oleh pemegang sa­ham untuk menjadi Direk­tur Fungsi Operasi SMBR, yang merupakan pabrik semen yang sama-sama berada di bawah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

“Semen Padang dan Semen Baturaja sama-sama anak usaha dari Semen Indonesia atau SIG. Semoga Pak Syafitri bisa menjalankan amanah yang diberikan Semen Indonesia. Dan, tertompang juga harapan agar Semen Padang bisa berkolaborasi dengan Semen Baturaja,” kata Asri Mukhtar.

Menurut Asri Mukhtar, dipercayanya Muhammad Syafitri sebagai Direktur Fungsi Operasi SMBR, me­rupakan sebuah apresiasi dari SIG atas kinerja baik selama berkarir di PT Semen Padang. Untuk itu, dia berharap pencapaian Mu­hammad Syafitri dapat menjadi motivasi bagi kar­yawan lainnya.

“Kalau dilihat dari usia, Pak Syafitri ini 1 tahun lagi akan pensiun di Semen Padang. Namun dengan kinerja baik dan totalitas yang tinggi ditunjukkan selama ini, membuka jalan bagi Pak Syafitri untuk melanjutkan karir pro­fe­sional di SMBR. Artinya apa? Walaupun akan pen­siun, selama kita kerja dengan baik, jalan akan terbuka,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Ope­rasi PT Semen Padang In­drieffouny Indra. Kata dia, dengan dipilihnya Muham­mad Syafitri sebagai salah satu direksi SMBR, bagi manajemen PT Semen Pa­dang dan karyawan, ini adalah sebuah kebang­gaan. Karena, putra terbaik di PT Semen Padang diper­caya pemegang saham menjadi direksi di Semen Baturaja.

“Kemudian bagi saya pribadi, disamping bangga dan bersyukur, saya juga senang. Pak Syafitri ini bagi kita semua orang pro­fesio­nal dan betul-betul tekun dalam bekerja. Bahkan, meski 1 tahun lagi akan pen­siun, beliau tetap sung­guh-sungguh bekerja dan ikhlas. Selamat untuk Pak Syafitri dan keluarga. Se­moga Allah SWT mem­berikan kemudahan dan kesehatan yang baik da­lam menjalani amanah ter­sebut,” katanya.

Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang Oktoweri juga mengu­cap­kan selamat kepada Mu­hammad Syafitri. Kata dia, pria yang akrab disapa Pak Fit ini adalah rekan terbaik. Banyak kenangan yang telah dilaluinya bersama dan tentunya kenangan itu tidak akan terlupakan bagi dirinya, maupun oleh Mu­hammad Syafitri sendiri.

“Meski saya dulu jadi direksi, tapi Pak Fit ini mentor saya. Karena, beliau lebih dulu bergabung 5 bulan dari saya di Semen Padang ini. Selama men­jadi mentor, beliau mem­bimbing saya dengan baik. Terima kasih Pak Fit untuk semuanya. Mudah-mu­da­han, Pak Fit dapat menja­lankan dengan baik ama­nah dari pemegang saham. Kami di Semen Padang, sangat bangga dengan Pak Fit,” katanya.

Muhammad Syafitri da­lam sambutannya, mengu­capkan terima kasih kepa­da manajemen PT Semen Padang dan karyawan yang telah menggelar aca­ra pelepasan ini. “Terima kasih telah membuat acara ini buat saya dan keluarga. Bagi saya, keberhasilan melanjutkan karir pro­fe­sional di Semen Baturaja bukan hanya keberhasilan pribadi, tapi juga faktor keberhasilan tim di Semen Padang ini,” katanya.

Dia menyebut, dirinya bergabung di PT Semen Padang pada tahun 1994. Artinya, sudah 29 tahun dirinya meniti karir di peru­sahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Teng­gara ini. Tentunya, sangat banyak kenangan di PT Semen Padang ini. Suasa­nanya pun tak akan pernah terlupakan, dan PT Semen Padang adalah tempat un­tuk belajar.

“Di Semen Padang ini hubungan antara atasan dan bawahan selalu men­cair. Yang pasti, saya akan merindukan suasana yang mencair di Semen Padang ini. Kepada karyawan, te­tap­lah fokus bekerja, tetap bekerja dengan niat ikhlas, dan terus memberi man­faat untuk diri kita, orang lain dan perusahaan,” ujarnya.

Terakhir, tambahnya, dia pun mengucapkan teri­ma kasih kepada mana­jemen PT Semen Padang yang telah membimbing dirinya dengan baik sela­ma ini, termasuk kepada semua karyawan yang te­lah memberikan duku­ngan. “Sekali lagi, terima kasih untuk semuanya. Saya mohon di doakan agar saya diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam mengemban amanah di Semen Baturaja,” pungkas Syafitri.

Seperti diketahui, SMBR adalah anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Kamis (9/11) lalu di Jakarta, pemegang saham SMBR melakukan perubahan organisasi me­la­lui RUPSLB. Pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Suherman Yahya yang sebelumnya menjabat Direktur Fungsi Operasi, menjadi Direktur Utama perseroan meng­gantikan Daconi Khotob.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Fran­ciscus MA Sibarani sebagai Komisaris Utama, yang kemudian digantikan oleh Alex Iskandar Munaf. Ke­mu­dian, pemegang saham juga mengangkat Muham­mad Syafitri menjadi Di­rektur Fungsi Operasi yang sebelumnya dijabat oleh Suherman Yahya.

Muhammad Syafitri ma­suk PT Semen Padang melalui program Management Traine pada September 1994. Ia setelah itu dipercaya menempati ber­bagi posisi penting, di anta­ranya, Mining General Ma­nager, Plant Engineering General Manager, dan ter­akhir Maintenance General Manager.

Muhammad Syafitri me­ru­pakan satu dari ba­nyak talenta unggul yang awal berkarir dan men­jalani penggemblengan di PT Semen Padang. Untuk mengisi posisi manajemen SMBR, ia bukan yang per­tama. Sebelumnya ada nama Thariq Abudan, Is­met Harmaini, Poernomo, Pamudji Rahardjo, Daconi, dan sejumlah nama lain. Untuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di antara­nya, ada Dwi Soetjipto yang pernah menjadi Dirut PT Pertamina, kemudian Jo­han Samudera, Erizal Ba­kar, dan Benny Wendry. Kemudian saat ini di PT Semen Gresik ada  Benny Ismanto. (ren/rel)