LOLONG, METRO —Program Walikota Padang sehari Berkantor di setiap Kecamatan se-Kota Padang berlanjut ke Kecamatan Padang Utara, mengawali kegiatannya, Wako Hendri Septa membagikan sebanyak 123 e-KTP bagi siswa SMK negeri 5 Padang yang sudah berusia 17 tahun.
Wako Hendri menyebut, kegiatan pembagian e-KTP bagi para siswa ini, adalah program dari Disdukcapil Kota Padang, yang turun langsung ke Sekolah-sekolah untuk menyerahkan langsung KTP yang sudah selesai di Cetak di Kantornya.
“Kita ada program dukcapil yaitu penyerahan langsung KTP elektronik kepada siswa-siswi yang telah berumur 17 tahun ini dan tadi ada 123 anak yang kita serahkan,” katanya, Senin, (13/11)
Selain menyerahkan KTP, disana Wako Hendri Septa juga mengingatkan kepada para sekolah yang dominan laki-laki tersebut, untuk tidak ikut-ikutan trend, dan menghindari dari perilaku tawuran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun pihak sekolah.
“Kita janganlah menjadi generasi yang ikut-ikutan. Jangan juga menjadi menjadi generasi yang memberikan panggung kepada oknum-oknum, kita bersama pihak sekolah berusaha bagaimana anak-anak kita ini tidak di pengaruhi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” katanya.
Sebagai tindak lanjut dari imbauan yang diberikan kepada para siswa untuk tidak mengikuti Tawuran yang menjadi trend belakangan ini, Wako Hendri meminta pihak sekolah untuk senantiasa mengawasi peserta didik.
“Bagaimanapun juga mereka adalah pelajar yang sedang mencari jati diri, kita tidak bisa lepas begitu saja, kepada anak-anak kami, kami ingatkan kembali jangan ikut-ikut tawuran, jangan coba-coba menggunakan narkoba, dan jangan terlibat pergaulan bebas, jadilah generasi yang membanggakan,” katanya.
Melanjutkan kegiatan sehari Berkantor di Kecamatan Padang Utara, Wako Hendri Septa menyebut akan menyerahkan bantuan kepada warga.
“Setelah itu kita akan berkunjung ke beberapa kelurahan di Kecamatan Padang Utara untuk melihat puskesmas, dan juga beberapa sekolah SD, dan SMP serta melihat infrastruktur, dan bertemu dengan pelaku usaha UMKM, dan menyerahkan bantuan usaha ekonomi produktif bagi pelaku usaha khusus, seperti lansia dan difabel,” jelasnya.
Selain itu, dia juga akan meninjau sistem dari bank sampah yang sebelumnya sudah di canangkan sebagai uapaya untuk mengurangi timbulan sampah yang diantarkan ke TPA Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah.(brm)






