BERITA UTAMA

Pekerja Tambang Nyambi Jual Sabu, Ditangkap saat Tunggu Pembeli, 18 Paket Disita

2
×

Pekerja Tambang Nyambi Jual Sabu, Ditangkap saat Tunggu Pembeli, 18 Paket Disita

Sebarkan artikel ini
PENGEDAR SABU— Pelaku Memo Amanda (26) ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Sijunjung dengan barang bukti 18 paket sabu.

SIJUNJUNG, METRO–Hendak menunggu pembeli, seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diringkus Tim Narco Satresnarkoba Polres Sijunjung di tepi jalan Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Minggu (12/11) sekitar pukul 22.30 WIB.

Tak tanggung-tanggung, dari penangkapan pengedar bernama Memo Ananda (26) yang bekerja sebagai pekerja tambang dan merupakan warga Jorong Rantau Jambu, Kenagarian Koto Tuo, petugas menemukan 18 paket sabu siap edar.

Kasatresnarkoba Polres Sijunjung Iptu Awal Rama melalui Kanitidik Bripka Adria Novarino mengatakan, jajarannya melakukan penindakan terhadap pelaku di tepi jalan Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung.

Keberhasilan tim tersebut berawal dari informasi masyarakat ada pemuda yang kerap melakukan penyalahgunaan narkoba. Informasi tersebut ditelusuri oleh tim dan pada Minggu malam segera menuju ke wilayah yang diinformasikan.

“Tim kami melihat seorang pemuda yang diduga hendak melakukan transaksi barang haram, yang sedang berada di tepi jalan. Kemudian tim melakukan upaya penangkapan dan diamankan seorang pemuda yang berinisial MA yang diduga hendak menunggu konsumennya,” ujar Adria.

Menurut Adria, Tim Narco lalu memanggil masyarakat setempat untuk menyaksikan penggeledahan dan ditemukanlah barang bukti satu buah plastik klip berukuran menengah berwarna bening yang di dalamnya berisi 18 plastik klip berukuran kecil.

“18 buah plastik klip bening tersebut di dalamnya berisikan serbuk kristal bewarna bening yang diduga sabu siap edar. Selain itu, tim juga berhasil mengamankan sepeda motor tanpa TNKB. Saat ini, MA ditahan di Mapolres Sijunjung beserta barang bukti yang didapatkan di TKP,” tutupnya. (ndo)