BERITA UTAMA

Ma’ruf Amin Bicara Ekonomi Syariah

0
×

Ma’ruf Amin Bicara Ekonomi Syariah

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Prihatin terhadap kesenjangan ekonomi Indonesia, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin menggagas pembangunan bottom up economic development atau pengembangan ekonomi dari bawah ke atas. Gagasan itu dituangkan dalam buku The Ma’ruf Amin Way. Sebuah gagasan tentang isu arus baru ekonomi Indonesia.
”Kita adakan bedah buku di sini, kebetulan gagasan saya bagaimana membangun ekonomi dari bawah atau bottom up economic development, supaya tidak terjadi kesenjangan. Dengan harapan bagaimana masyarakat bisa mendukung gagasan ini untuk membangun ekonomi daerah,” kata Ma’ruf usai kegiatan Bedah Buku “Keadilan, Keumatan, Kedaulatan” The Ma’ruf way di Hotel Inna Muara, Jumat (8/2).
Menurut Ma’ruf, ide tersebut muncul sejak masa Orde Baru. Berangkat dari keprihatinan terjadinya kesenjangan ekonomi antara konglomerat dengan masyarakat ekonomi kelas bawah. Oleh karena itu, kata Ma’ruf, ekonomi masyarakat harus dibangun supaya dapat menguatkan yang lemah.
”Ekonomi masyarakat ini harus dibangun, tidak melemahkan yang kuat. Maka itu harus ada langkah-langkah antara lain redistrubusi dan kemitraan-kemitraan dari pemilik modal. Jadi kita harapkan akan terjadi perubahan,” tutur Ma’ruf.
Ma’ruf menambahkan, pemerintah harus hadir dengan kebijakan-kebijakannya. Sedangkan masyarakat juga harus ikut dalam membangun ekonomi dengan cara melaksanakan kemitraan-kemitraan bersama ekonomi kelas bawah. Dalam membangun ekonomi arus baru yakni, dengan mencoba menggunakan sistem bottom up economic ini.
”Ekonomi syariah adalah salah satu pilar dalam rangka pembangunan ekonomi keadilan, keumatan dan kedaulatan. Ya umat bagian terbesar bangsa, kalau umat lemat, bangsa juga demkian, umat kuat, bangsa juga kuat. Karena itu perlu dibangun ekonomi keumatan, ekonomi kerakyatan,” imbuh Ma’ruf.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Bukittinggi, Ismail Novel menyebutkan bahwa gagasan Kiai Ma’ruf Amin merupakan arah baru ekonomi nasional yang digali dari prinsip syariah dan juga filosofi yang ada di tengah-tengah masyarakat.
”Dalam buku tersebut kita lihat bagaimana Ma’ruf Amin menerjemahkan ekonomi syariah dalam berbangsa dan bernegara. Kemudian ekonomi syariah juga diterima masyarakat Indonesia dan dunia,” sebut Ismail saat bedah buku The Ma’ruf Amin way. (mil)