BERITA UTAMA

Ditinggal Cari Makan, Rumah Guru Ludes Terbakar

0
×

Ditinggal Cari Makan, Rumah Guru Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Merapi Kabun Pulasan, Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI,METRO–Ditinggal pergi membeli makanan, rumah milik seorang guru Jalan Merapi Kabun Pulasan, Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, ludes dilahap si jago merah, Selasa (7/11) sekitar pukul 11.38 WIB.

Beruntung, musibah kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun pemilik rumah yang akrab disapa Buk Yu itu harus menelan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya, tidak ada satupun barang-barang yang da­pat diselamatkan dari kebakaran tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi Efriadi membenarkan pe­ristiwa kebakaran itu. Me­nurutnya, kebakaran diketahui setelah warga sekitar melihat gumpalan asap hitam keluar dari arah rumah korban.

“Setelah ada asap te­bal, tidak lama kemudian per­cikan api langsung mem­besar sehingga membakar rumah permanen. Melihat hal itu warga sekitar langsung melaporkan kejadian itu kepada anggota kita yang sedang piket di kantor Damkar,” kata Efriadi.

Mendapat laporan itu, kata Efriadi, pihaknya langsung menerjunkan enam unit mobil Damkar. Ba­nyaknya armada yang di­kerahkan karena lokasi kebakaran itu berada di kawasan permukiman padat penduduk, sehingga butuh penanganan lebih cepat dan maksimal.

“Api berhasil kami pa­damkan setelah dua jam se­telah kejadia. Sayangnya, dalam peristiwa ini ti­dak satupun barang berharga pemilik rumah berhasil diselamatkan. Apalagi, saat kejadian, rumah dalam kondisi terkunci dan tidak ada penghuninya,” ujar Efriadi.

Efriadi menerangkan, kebakaran itu ditaksir me­nimbulkan kerugian lebih kurang Rp 500 juta. Tetapi, terkait kenyebab kebakaran ini masih dalam pro­ses penyelidikan pihak yang berwajib.

“Kuat dugaan kita sementara api berasal dari harus pendek yang mengalir di rumah. Dipastikan ti­dak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” kata dia.

Sementara, pemilik rumah, Buk Yu mengatakan saat terjadi kebakaran, ia bersama anaknya tidak berada di rumah. Ia pun sedang berada diluar untuk mencari makan bersama se­pupu, sementara itu anak-anaknya pergi sekolah.

“Ketika saya sedang keluar, ada tetangga yang menelfon ke sepupu saya melaporkan bahwa rumah saya sudah terbakar. Kemungkinan besar pe­nye­bab kebakaran korsleting listrik. Kalau karena kompor tidak mungkin, karena tadi sudah saya cek, kemungkinan karena korsleting listrik,” tutupnya. (pry)