SOLOK, METRO–Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah beserta istri, Harneli Mahyeldi berkunjung ke Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Kamis (2/11). Mereka berniat menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Acara yang berlangsung di Pincuran Nagari Koto Sani ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam suasana yang hangat, masyarakat Ujung Ladang menyambut kedatangan Gubernur Mahyeldi dan istri dengan penuh kegembiraan. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mereka. Sebagai bagian dari acara, pengurus kesenian Randai memberikan penampilan seni silat dan tari, yang mendapat apresiasi dan pujian dari gubernur.
Gubernur Mahyeldi mengekspresikan terima kasihnya kepada guru-guru kesenian yang telah membimbing generasi muda dalam melestarikan budaya Minangkabau. Mahyeldi juga menyoroti pentingnya komoditas kulit manis Ujung Ladang. Ia berharap agar kulit manis yang dihasilkan di daerah ini dapat menjadi yang terbaik dan unggul.
Selain itu, dalam dukungannya terhadap masyarakat setempat, Gubernur dan istri memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk tambahan pembelian sebuah ambulans yang akan digunakan untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Ujung Ladang.
Harneli Mahyeldi, memberikan pesan penting tentang pendidikan anak-anak. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan pengaruh negatif yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel.
“Kami minta warga memberikan pendidikan yang seimbang dan melibatkan anak-anak dalam kegiatan yang memperkaya pengalaman mereka,” kata Harneli yang terkenal dengan kegiatan-kegiatan sosialnya.
Jamalis, ketua kepengurusan masjid Nurul Yaqin di Jorong Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, mengungkapkan rasa terima kasih masyarakat atas kunjungan Gubernur dan istri. Ia menyatakan bahwa ini adalah kunjungan pertama seorang Gubernur ke Jorong Ujung Ladang, dan masyarakat sangat berharap agar kunjungan semacam ini dapat menjadi lebih sering terjadi di masa depan.
Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Ujung Ladang, tetapi juga memberikan dorongan semangat bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pelestarian budaya dan pembangunan daerah.
“Semua pihak berharap agar kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut dalam upaya memajukan Ujung Ladang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” katanya. (r)






