METRO PESISIRMETRO SUMBAR

240 Kios Penampungan Pedagang Mulai Dibangun

0
×

240 Kios Penampungan Pedagang Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO – Pemerintah Kota Pariaman mulai melaksanakan proses pembangunan pasar penampungan pedagang Pasar Pariaman. Pasar penampungan tersebut dibangun di atas lahan parkir lapangan Merdeka Kota Pariaman dan jalur dua depan stasiun Pariaman.
Kepala Dinas Perindagkop UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan, pembangunan kios dan los penampungan telah dimulai sejak beberapa hari yang lalu.
Ia mengatakan, dalam perencanaan akan ada sebanyak 240 kios berukuran 2×3 meter dan 5 unit los yang cukup besar dengan prioritas 150 PKL. Kios tersebut mampu menampung maksimal 400 pedagang yang akan direlokasi dalam beberapa bulan mendatang.
“Ada sekitar 400 orang pedagang yang bisa ditampung nanti. Seluruh pedagang yang berjualan saat ini di pasar akan mendapatkan tempat,”  ujar Gusniyetti Zaunit, Kamis (7/2).
Ditargetkan kios penampungan akan selesai dibangun pada awal bulan Maret 2019 mendatang. Setelah dibangun, seluruh pedagang akan direlokasi ke pasar penampungan selama pengerjaan Pasar Pariaman.
Sementara, pembongkaran bangunan Pasar Pariaman dimulai, apabila proses tender pembangunan pasar di kementerian terkait telah selesai.
 ”Sekarang menunggu tendernya selesai dahulu, kami akan koordinasi intensif dengan kementerian terkait,” kata Gusniyetti.
Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menyebutkan, akan meyakini pembangunan ulang Pasar Pariaman bakal meningkatkan pendapatan pedagang.
”Bangunan pasar yang representatif, salah satu syarat menggerakkan aktivitas ekonomi di pasar. Pemerintah juga telah menyiapkan strategi untuk meramaikan pasar,” kata Mardison.
Kata Mardison, pembangunan pasar penampungan adalah langkah cepat agar pembangunan ulang Pasar Pariaman segera dimulai. ”Sebelum pengerjaan pasar dimulai, seluruh pedagang harus direlokasi terlebih dahulu agar aktivitas ekonomi masyarakat dan pedagang tetap berjalan,” kata Mardison.
Ia mengimbau, seluruh warga Kota Pariaman mendukung pembangunan pasar yang direncanakan akan memiliki empat lantai tersebut. Ia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi yang menyebut pembangunan pasar merugikan rakyat. ”Subjek pembangunan adalah rakyat. Titik yang ingin kita capai dari pembangunan adalah kesejahteraan rakyat,” ujar Mardison. (z)