MEMAKNAI Hari Sumpah Pemuda, bisa menjadi semangat bagi kalangan pemuda untuk berkreativitas. Di mata Wali Kota Solok, Zul Elfian, peran generasi muda dalam pembangunan daerah sudah menjadi sebuah tuntutan. Apalagi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah.
Sentuhan dan pemikiran dari generasi muda dalam melahirkan kreativitas dan inovasi sangat diharapkan guna membangun kekuatan ekonomi masyarakat dan daerah. Hanya saja, sejauh ini diakui Zul Elfian potensi yang ada di Kota Solok belum tergarap secara maksimal sebagai sumber ekonomi masyarakat.
“Untuk menggali potensi yang ada di Kota Solok, kreatifitas serta inovasi sangat diperlukan agar potensi tersebut dapat bernilai ekonomis. Dan peranan generasi muda sangat besar dalam hal ini,” harap Zul Elfian yang yakin akan kemampuan generasi muda sebagai pionir dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dalam merangsang generasi muda dalam membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, pemerintah terus berupaya memfasilitasi masyarakatnya dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi. Misalnya, dalam hal mempromosikan potensi dan kekayaan alam yang ada di Kota Solok, pemerintah daerah menyadari hal tersebut menjadi kendala bagi masyarakat terutama mereka sebagai pelaku usaha.
Dirinya bersama Ramadhani selaku Wakil Wali Kota Solok selalu melirik peluang guna memperkenalkan potensi dan kekayaan alam Kota Solok bagi masyarakat luar. Bahkan dalam berbagai iven yang dijadikan ajang promosi terhadap potensi dan kekayaan alam yang dimiliki Kota Solok, Pemko tidak segan-segan menampilkan berbagai produk hasil olahan masyarakat.
Kalau disadari lanjut Zul Elfian, produk olahan dari Kota Solok diminati masyarakat luar. Tentunya, hal itu merupakan peluang besar bagi masyarakat dalam menggali dan memanfaatkan potensi yang ada didaerah menjadi peluang yang bernilai ekonomis.
Tujuan Kota Solok ikut ambil bagian dalam berbagai iven yang dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi daerah, diakuinya untuk merangsang masyarakat dan generasi muda untuk mengembangkan potensi daerah yang bernilai ekonomis.
Sehingga, ketika berbagai potensi daerah Kota Solok dikenal oleh masyarakat luar, diharapkan akan membuka peluang bagi masyarakat untuk dapat memanfaatkan berbagai kekayaan alam daerah sebagai sumber ekonomi masyarakat dan daerah.
Sekali lagi menurut Zul Elfian generasi muda daerah harus mampu menangkap dan menciptakan peluang dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah Kota Solok. Karakter pemuda yang kreatif dan mampu berinovasi guna mengembangkan potensi daerah, sangat dibutuhkan.
“Dengan demikian peluang lapangan usaha dan lapangan kerja akan terbuka bagi masyarakat luas dengan sendirinya. Sehingga generasi muda yang kreatif dan mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi yang ada didaerah, kedepan akan tumbuh berbagai peluang usaha sebagai kekuatan ekonomi masyarakat dan Kota Solok,” ujarnya memotivasi.
Untuk mendorong terciptanya berbagai peluang usaha bagi masyarakat dan generasi muda, pemerintah Kota Solok berupaya melahirkan berbagai program dalam bentuk kegiatan. Dengan menata dan menciptakan kawasan wisata serta kawasan ekonomi didaerah Kota Solok misalnya, diharapkan masyarakat dan generasi muda mampu menangkap peluang yang ada ketika kawasan tersebut dikunjungi masyarakat.
“Menyediakan jasa serta kebutuhan masyarakat yang berkunjung ke daerah Kota Solok merupakan peluang ekonomis bagi masyarakat. Di kawasan tersebut nantinya akan merangsang tumbuhnya berbagai usaha kreatif masyarakat dengan memanfaatkan dan mengolah potensi yang ada di daerah Kota Solok menjadi produk yang bernilai ekonomis,” jelasnya.
Zul Elfian menegaskan peran generasi muda yang mampu mengembangkan kreatifitas dengan memanfaatkan potensi daerah diharapkan mampu mendorong tumbuhnya peluang ekonomi bagi masyarakat dan daerah. Energi serta pandangan generasi muda dalam menerapkan ilmu yang dimilikinya, dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat dan daerah dalam pembangunan terutama disektor ekonomi.
Potensi dan kekayaan alam yang tengah dikembangkan seperti kawasan wisata sawah solok serta kawasan Agrowisata Payo jika tidak dikelola sesuai dengan permintaan pasar, kekayaan alam yang dimiliki daerah Kota Solok tidak akan membawa dampak ekonomi lebih bagi masyarakatnya.
Padahal, kalau sedikit mendapat sentuhan kreatifitas dan inovasi seperti hasil pertanian dikemas agar lebih manarik sesuai dengan tuntutan pasar, tentu akan lebih membawa nilai ekonomis lebih bagi masyarakat.
“Jadi berbagai pemikiran agar potensi daerah lebih dapat membawa dampak ekonomi lebih bagi masyarakat dan daerah, sangat dibutuhkan. Dan diharapkan generasi muda mampu menangkap peluang tersebut sehingga dapat menciptakan peluang bagi tumbuhnya kekuatan ekonomi masyarakat dan daerah,”’ ujarnya memotivasi kalangan generasi muda untuk tidak berpangku tangan dalam pembangunan daerah. (***)






