METRO SUMBAR

Cegah Stunting Anak Pra-Sekolah, Tenaga Ahli Kesehatan UM Perkenalkan Pulor

0
×

Cegah Stunting Anak Pra-Sekolah, Tenaga Ahli Kesehatan UM Perkenalkan Pulor

Sebarkan artikel ini
KENALKAN PULOR—Tim Sosialisasi UM Sumatera Barat memperkenalkan Puding Daun Kelor sebagai salah satu upaya dalam memberikan nutrisi pada anak pra sekolah

PADANGPANJANG,l METRO–Upaya menekan kasus stunting pada usia anak pra seko di 8lah, Tenaga Ahli Kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat (Sumbar) kembali turun ke masyarakat melalui program sosialisasi Puding Daun Kelor (Pulor) sebagai salah satu solusi penambahan nutrisi bagi anak Pra Sekolah Taman Kanak Kanak (T om di 88K) Aisyiyah ll Kota Bukittinggi.

Pulor merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan nutrisi dan kekebalan  tubuh hal itu diungkapkan seorang Tenaga Ahli  K8esehatan UM Kartika Mariyona, M.Biomed.  menerangkan daun kelor memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang dapat bermanfaat bagi anak-anak, meskipun perlu diingat bahwa manfaatnya bisa bervariasi tergantung pada faktor individu. Beberapa manfaat potensial

Daun kelor mengandung  nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan protein, yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkem­bangan anak-anak.

“Daun kelor  juga berfungsi sebagai penguat sistem kekebalan tubuh anak sekaligus membantu melindungi mereka dari infeksi dan penyakit,melindungi mata dan zat besi yang mengatasi anemia serta meningkatkan energi anak,” ungkap Kartika.

Lebih lanjut Kartika menerangkan daun kelor sangat membantu pencernaan dan mengurangi resiko penyakit kronis. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis di kemudian hari,” ujarnya.

Perihal tersebut, Kartika mengatakan  perlu dilakukannya pengenalan atau sosialisasi Pulor  kepada masyarakat khususnya masyarakat yang memiliki anak usia dini sebagai sebuah solusi dalam meminimalisir kasus stunting pada anak.

Kartika mengatakan pihaknya dalam bentuk tim sosialisasi UM telah turun ke masyarakat untuk memperkenalkan Pulor pada orang tua, guru di TK Aisyiyah II Kota Bukittinggi.

Dalam kegiatan tersebut Kartika mengatakan juga melibatkan para dosen program studi D-III Kebidanan Fakultas  kesehatan UM Sumbar seperti Pagdya Haninda Nusantri Rusdi, S.ST., M.Biomed, Mega Ade Nugrahmi, S.ST., M.Keb dan juga mahasiswi dari program studi D-III Kebidanan dengan mengangkat  tema “Sosialisasi dan Pemberian Puding Daun Kelor (Pulor) Sebagai  Upaya Pencegahan Stunting Anak Pra Sekolah”.

“Diselenggarakannya PPM  ini,  guna memberikan pengetahuan pada orang tua dan guru sekolah sebagai upaya pencegahan stunting pada anak dengan menggunakan bahan pangan lokal yang tersedia di alam sekitar kita yaitu mengolah daun kelor menjadi puding yang disukai oleh anak-anak,”jelas Kartika.

Sementara Kepala Sekolah TK Aisyiyah me­ngungkapkan banyak terima kasih atas dedikasi dan kontribusi para tenaga ahli kesehatan UM dalam menekan angka kasus stunting.

“Kami berharap program ini berlanjut dari Universitas Muhammadiyah, dengan metode yang berbeda. Terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah di berikan pada kami untuk bisa diterapkan,” sebut Nofriyanti seraya ikut mencicipi puding daun kelor yang sudah disiapkan.(rmd)