METRO PESISIR

Alek Nagari Sungai Asam, Lahirkan Generasi Muda Cinta Seni Tradisional

0
×

Alek Nagari Sungai Asam, Lahirkan Generasi Muda Cinta Seni Tradisional

Sebarkan artikel ini
ALEK NAGARI— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menghadiri Alek Nagari Sungai Asam tahun 2023, sebagai salah satu bentuk melestarikan budaya dan kesenian tradisional di Padangpariaman.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri  Bur meminta kepada semua pihak dalam daerahnya agar terus men­rus untuk melestarikan berbagai ragam budaya. Mulai dari kesenian tradisional sampai jenis lainnya agar generasi Pa­dangpariaman tidak hilang dengan kebudayaan minangkabau.

“Kita Pemkab Padangpariaman sangat mendu­kung masyarakat yang me­laksanakan kegiatan kegiatan yang tujuannya meleasarikan kebudayaan minangkabau,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, saat membuka secara resmi alek Nagari Sungai Asam tahun 2023.

Katanya, alek nagari yang dilaksanakan masya­rakat Nagari Sungai Asam ini salah satu bentuk melestarikan budaya Padangpariaman yang ada. “Alek Nagari yang kita laksanakan di Sungai Asam semua pihak mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Apalago katanya, ni­niak mamak serta tamu undangan duduk basimpuan dilaga-laga tanda dimulai­nya alek nagari. “Tentunya acara ini meruapakan sa­lah satu wadah dalam melestarikan kesenian tradisional Padangpariaman yang akan diperagakan,” ungkapnya.

Ke depan kata Suhatri Bur, ia berharap semua lapisan masyarakat me­numbuhkan cinta generasi muda terhadap kesenian tradisional. Kita Pem­kab Padangpariaman sea­llau mendukung penuh kegiatan tersebut untuk Padang­pariaman berjaya dalam segala bidang pemba­ngu­nan,” ungkap­nya.

Kenapa tidak katanya, semakin banyak masya­rakat Padangpariaman yang melaksanakan kegiatan kesenian tradisional otomatis tidak akan hilang ditelan zaman. Apalagi saat ini budayaa budaya barat telah banyak masuk ke kampung ini.

“Kalau budaya tradi­sional telah kita gelar ge­nerasi muda Padangpariaman akan sellau melihat dan dengan melihat setiap saat dan dimana saja di kabupaten ini tentu mereka akan menyukainya. Kalau telah demikian tentu generasi kita akan men­cintai kesenian tradisional minangkabau,” tandas­nya.(efa)