METRO SUMBAR

108 Inovasi, Dua Unggulan, Pemko Pariaman Masuk 10 Besar IGA Tahun 2023

0
×

108 Inovasi, Dua Unggulan, Pemko Pariaman Masuk 10 Besar IGA Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
INOVASI UNGGULAN— Tim penilai pusat IGA 2023 yang diketuai Agus Eko Nugroho berfoto bersama usai melakukan penilaian terhadap inovasi di Pemko Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Asisten I Pemko Pa­riaman Yaminurizal me­nyatakan Kota Pariaman masuk 10 besar dalam Innovative Government A­ward (IGA) tahun 2023.  “Se­karang tim penilai pusat melakukan validasi lapa­ngan yang diketuai oleh Agus Eko Nugroho Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Eko­nomi dan Kesejahteraan  Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasio­nal (BRIN) dan Nuril Fikri Aulia (BSKDN Kemendagri),” kata  Asisten I, Ya­minurizal saat membuka acara validasi lapangan IGA tahun 2023 di Desa Pasir Sunua Kecamatan Pariaman Selatan, kema­rin.

“Sebelumnya, pada ta­hun 2021 Kota Pariaman sudah masuk 10 besar nasional dalam IGA tahun 2021. Dan alhamdulillah, untuk tahun 2023 ini kita kembali masuk nominator 10 besar IGA tahun 2023,” ujarnya.

Yaminurizal menerangkan bahwa tahun ini, Kota Pariaman dalam penilaian pengukuran indeks inovasi daerah sudah memasuki tahapan akhir penilaian yaitu tahapan validasi la­pangan, terdapat 108 yang kita kirim dan ke IGA tahun 2023 Kemendagri.

Baca Juga  Literasi Media Digelar, Wabup: Peserta Mampu Bedakan Media Profesional dengan Media Abal-Abal

“Dari 108 inovasi tersebut terdapat 2 (dua) inovasi unggulan yang menjadi representasi, yang akan divalidasi oleh tim penilai validasi lapangan yakni inovasi kerja genius (pembukaan bersama jalan baru dengan genius) dan inovasi bisik manja (bincang-bincang seputar informasi kesehatan melalui pela­yanan jarak jauh) bersama podcast ciloteh sehati Pus­kesmas Kuraitaji,” u­las­nya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan insyaAllah kita memiliki target bisa masuk lebih tinggi lagi yaitu masuk 5 besar IGA tahun 2023, hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan bagi kita semua.

“Inovasi ini juga diharapkan menghasilkan kebijakan yang inovatif untuk percepatan pemba­ngunan daerah dan perbaikan standar hidup masya­rakat. Kita yakin bahwa inovasi yang kita lakukan bertujuan untuk mening­katkan kualitas layanan birokrasi, memfasilitasi pemajuan tata kelola, memantapkan kompetensi sumber daya manusia apa­ratur, mendukung pemeliharaan lingkungan hidup dan memajukan pem­bangunan diseluruh sektor secara komprehensif. Tentunya hal ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masya­ra­kat,” ujarnya.

Baca Juga  GOR Pauh Pariaman Terabaikan, Perlu Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Sementara, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Kesejahteraan  Ma­sya­rakat (BRIN), Agus Eko Nugroho mengungkapkan bahwa kami melakukan validasi lapangan untuk Kota Pariaman yang masuk nominator 10 besar IGA tahun 2023.

“Kami mengapresiasi Kota Pariaman masuk ke dalam penilaian validasi dari sekian banyak peserta. Kami melihat, Kota Pa­riaman memiliki keunggulan public community partnership yang artinya Pemerintah Kota Pariaman berbaur dengan tokoh-tokoh adat.

Kita menilai inovasi pembukaan bersama jalan baru dengan Genius ini berkat dukungan dari semua peran dari tokoh-to­koh masyarakat, niniak mamak, desa dan dikola­bo­rasikan dengan peme­rintah daerah sehingga menjadi kerjasama partnership antara pemerintah dengan komunitas adat”, singkatnya meng­akhiri. (efa)