BERITA UTAMA

Liburan Maut di Pantai Batu Kucing Sungai Pinang, Yusril Mahendra Tewas Tenggelam

0
×

Liburan Maut di Pantai Batu Kucing Sungai Pinang, Yusril Mahendra Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah mahasiswa asal Padangpariaman yang tewas tenggelam di Pantai Batu Kucing, Pesisir Selatan.

PESSEL, METRO–Mahasiswa asal Sungai Limau, Kabupaten Padang­pariaman yang dilaporkan hilang saat berwisata di Pantai Batu Kucing, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Taru­san, Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil ditemukan, Rabu (18/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sayangnya, mahasiswa bernama Yusril Mahendra (22), kondisinya sudah tak bernyawa saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian. Jenazah korban selan­jut­nya dievakuasi ke Pus­kesmas lalu diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan Defrisiswardi menyampaikan, pencarian hari ketiga menggunakan perahu karet dan kapal cepat rescue. Pencarian dilakukan oleh Basarnas, BPBD, TNI dan Polri serta masyarakat setempat hingga korban berhasil ditemukan.

“Korban ditemukan di dekat lokasi awal dilaporkan hilang. Jasad korban sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Setelah dibersihkan, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Padangpariaman,” sebut Defrisiswardi.

Baca Juga  Ayah “Nodai” Putri Kandung Berusia 3 Tahun di Padangpariaman, Terbongkar karena Korban Keluhkan Kemaluan Sakit, Pelaku Kabur Hampir Setahun

Defrisiswardi menjelaskan, korban dilaporkan hilang saat berwisata bersama keluarga. Korban mahasiswa asal Padangpariaman dan diketahui hilang oleh rombongan keluarganya saat hendak beranjak pulang dari lokasi wisata. Namun, karena korban tidak ada, keluarga sempat mencari-cari korban tapi tidak ditemukan.

“Menurut pengakuan keluarga, korban diketahui pergi memancing di sekitar lokasi tersebut. Saat diketahui korban tidak ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB melalui pengelola wisata, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah nagari,” ujar Defrisiswardi.

Defrisiswardi menambahkan, kuat dugaan korban tenggelam di lokasi ia memancing. Tenggelamnya korban karena jatuh dari posisi ia memancing. Setelah mendapat laporan itu, pencarian dimulai sejak Senin (16/10).

Baca Juga  Ulama dan Tokoh Adat Ramai-ramai Dukung Mahyeldi-Audy, Sepakat Sumbar akan Semakin Baik

“Hari pertama dan kedua tidak membuahkan hasil. Baru hari ketiga ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dihentikan. Semua personel di­kembalikan ke satuannya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara, Koordinator Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, Riko Likardo mengatakan, korban berhasil ditemukan setelah pihaknya melakukan pencarian selama tiga hari sejak korban dilaporkan hilang pada Minggu (15/10 lalu. Pencarian pun dilakukan dengan penyisiran menggunakan peralatan satu unit perahu karet dan satu unit kapal cepat rescue.

“Korban ditemukan me­ngambang tidak jauh dari lokasi diduga korban terjatuh saat memancing. Kondisi tubuh korban ma­sih utuh tapi sudah meninggal dunia. Setelah ditemukan, kami langsung memasukkannya ke kantong mayat lalu dievakuasi dari pantai,” ujarnya. (rio)