AIE PACAH, METRO —Tingkat pencemaran udara di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir terpantau naik turun. Namun, pada Rabu (18/10) siang, kabut asap di Kota Padang semakin tebal. Berdasarkan data AMQS Kota Padang, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Padang naik ke level tidak sehat. AMQS mencatat pencemaran udara berada di level 105.
Melihat kondisi itu, Pemerintah Kota Padang akhirnya kemudian menerbitkan Surat Edaran bernomor 441.7/5126/DKK/2023 bertanggal 18 Oktober 2023, agar warga tidak terpapar kabut asap kiriman daerah tetangga.
Wali Kota Padang Hendri Septa, mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika berada di luar dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
“Karena semakin tebalnya kabut asap, warga diimbau untuk wajib mengenakan masker,” kata Wali Kota Padang, Hendri Septa, Rabu (18/10).
Pada Rabu siang, kondisi langit Kota Padang semakin ditutupi kabut asap. Jarak pandang semakin pendek. “Gunakan minimal masker bedah, atau sebaiknya masker N95/KN95 atau KF94 untuk mengantisipasi terjadinya ISPA,” sebut wako.
Hendri Septa juga mengimbau kepada kelompok rentan untuk menunda untuk keluar rumah. Seperti bayi, anak-anak, lansia, maupun mereka yang rentan terhadap penyakit hidung dan tenggorokan.
“Segera lakukan pemeriksaan ke layanan kesehatan jika terjadi gangguan pernafasan atau iritasi mata,” ajak Hendri Septa.
Selain itu, Wali Kota Padang juga mengajak warganya untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur. Serta minum air putih secukupnya. “Warga diingatkan untuk tidak melakukan aktifitas pembakaran sampah,” tegas wako.
Sementara, tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Padang, pada Rabu, (18/10) pukul 14.00 wib, sudah terpantau angka 105, dan memasuki kategori tidak sehat.
“ISPU di Padang pada pantauan stasiun AQMS pukul 14.00 wib, sudah terpantau diangka 105, angka ini meningkat dari yang sebelumnya berada di angka 90-an. Kita menegaskan kepada masyarakat untuk memakai masker,” kata Plt Kadis DInas Lingkungan Hidup (DLH) Edi Hasymi.
Sementara, salah seorang warga, bernama Cenia (26) mengakui bahwa udara yang dihirup hari ini terasa sudah kurang sehat. Selain itu, kondisi cuaca juga cerah tanpa hujan
“Iya, udara hari ini terasa kurang sehat, yang bisa menyebabkan batuk-batuk. Selain itu, juga terlihat kabut asap menyelimuti langit. Melihat langit seperti mau hujan, tapi panas dan tak turun hujan,” ucapnya. (cr2)






