AGAM/BUKITTINGGI

Wako dan Kapolres Tegaskan Tidak Ada Beras Sintetis di Bukittinggi

0
×

Wako dan Kapolres Tegaskan Tidak Ada Beras Sintetis di Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
TIDAK ADA BERAS SINTETIS— Pemerintah bersama Kepolisian Kota Bukittinggi menegaskan tidak ada beras sintetis yang beredar di kota wisata itu. Hal ini berdasarkan hasil uji labor yang menunjukkan beras diduga palsu ternyata adalah beras asli.

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi bersama kepolisian daerah setempat menegaskan tidak ada beras sintetis yang beredar di kota wisata itu, hal ini berdasarkan hasil uji labor yang menunjukkan beras diduga palsu ternyata adalah beras asli.

“Hasil uji labor dari sampel beras yang diduga sintetis di Bukittinggi hasilnya negatif, dugaan dan kecurigaan selama ini, tidak benar, bahwa ada beras sintetis di Bukittinggi,”kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Selasa (17/10).

Wako merujuk hasil uji labor yang disampaikan General Laboratory Manager PT. Saraswanti Indo Genetech, Dwi Yulianto Laksono, melalui surat laporan hasil uji labor nomor SIG.CL.X.2023.12164906, tanggal 12 Oktober 2023.

Baca Juga  Amankan Pemilu, Dandim Kerahkan 220 Personel

“Dalam surat itu, disampaikan kesimpulan, berdasarkan hasil pengujian beras memenuhi standar, beras tersebut negatif ti­dak mengandung plastik sesuai parameter pengujian,” kata Erman.

Wako tetap mengimbau kehati-hatian warga Kota Bukittinggi dalam men­g­konsumsi makanan pokok dan meminta pelaporan segera ke dinas terkait.

“Warga diminta tetap waspada, jika ada keraguan terhadap beras dan produk pangan yang ditemui, silahkan melapor ke Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukitting­gi,”ka­tanya.

Ia menegaskan Pemko Bukittinggi akan tetap me­lakukan upaya dalam me­lindungi masyarakat terkait makanan yang di­kon­sumsi.

“Apa yang dikonsumsi masyarakat pasti tidak lepas dari pantauan, sebelumnya juga kami sudah imbau agar tidak tergiur harga murah dan usaha­kan membeli beras dan makanan pokok di tempat dipercaya,” katanya.

Baca Juga  Sosialisasi Perda Nomor 16 Tahun 2019, Bukittinggi Dorong Sinergi Koperasi dan UMKM

Hal yang sama disampaikan Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati dan meminta warga untuk lebih cerdas da­lam bermedia hingga tidak memberikan kabar yang salah.

“Kami imbau warga le­bih cerdas dalam bermedia, tidak terpengaruh hoax apapun, beras yang diduga sintetis itu ternyata tidak benar sesuai konfirmasi kami dengan Dinas Pangan Sumbar di hari Pangan Sedunia,” kata dia.

Ia meminta warga untuk melaporkan terlebih dulu kepada kepolisian atau dinas terkait jika me­rasakan kecurigaan kepada bahan pokok tertentu.

“Tolong komunikasikan dulu sebelum disebar informasinya karena barangkali ada semacam ketidaksesuaian seseorag pada makanan yang dikonsumsi secara keseha­tan,”pung­kasnya. (pry)