PDG.PARIAMAN, METRO–Korban kedua pekerja pembangunan tol Padang-Sicincin yang hilang tenggelam saat berenang memburu biawak di Sungai Batang Anai, Korong Kali Aia, Nagari Sungai Buluah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, berhasil dite mukan, Jumat (13/10).
Saat ditemukan, korban bernama Kuat (55) yang ditemukan pada hari keempat pencarian, kodisinya juga sudah meninggal dunia. Sama dengan rekannya bernama Jayus Gustomi (28) yang sudah ditemukan pada pencarian hari kedua. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi Tim SAR gabungan ke rumah sakit.
Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, korban kedua bernama Kuat ditemukan sekira pukul 09.30 WIB. Korban kami temukan berjarak 3 Kilometer dari lokasi mereka tenggelam. Kondisinya saat ditemukan tidak bernyawa dan langsung kami bawa ke RSUD Padang Pariaman.
“Lokasi penemuan korban ini lumayan jauh dari titik korban dan rekannya tenggelam. Penemuan korban kedua ini menyusul penemuan korban pertama pada Rabu (11/10). Keduanya diketahui hanyut pada Selasa (10/10) sekira pukul 15.30 WIB di sungai Batang Anai,” jelas Budi Mulya.
Budi Mulya menambahkan, proses pencarian kedua korban ini kata Kalaksa melibatkan Basarnas Padang, TNI, Polri, PMI dan masyarakat setempat. Pasca penemuan ini, pihaknya sudah bisa menghentikan pencarian yang sudah berlangsung selama empat hari.
“Setelah korban kedua ditemukan dan dievakuasi, semua personel ditarik ke satuannya masing-masing. Dengan begitu, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan,” tegasnya.
Sebelumnya, nasib tragis dialami dua pekerja pembangunan Tol Padang-Sicincin. Pasalnya, mereka hilang tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batang Anai, Korong Kali Aia, Nagari Sungai Buluah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman.
Sekretaris BPBD Padangpariaman, Edison mengatakan, kedua pekerja tol hilang tenggelam pada Selasa (10/10) sekitar pukul 15.25 WIB. Keduanya berada di sana dengan tujuan mandi-mandi, meski warga setempat sudah melarang mereka.
“Menurut informasi, korban Kuat terakhir dilihat memakai baju coklat rompi hijau, sedangkan Jayus memakai baju biru rompi kuning. Keduanya ini pekerja pembangunan tol Padang-Sicincin,” ungkap Edison kepada wartawan, Rabu (11/10).
Dijelaskan Edison, kejadian itu berawal pada saat saksi mata yang sedang memancing di pinggir sungai tersebut. Saksi melihat salah satu korban memburu biawak di sungai. Pasalnya, korban diduga tidak bisa berenang sehingga ketika itu korban mintak tolong ke teman yang di pinggir sungai.
“Teman korban yang berada di pinggir saat itu langsung memberi pertolongan, hanya saja keduanya tidak muncul lagi ke permukaan. Sebelumnya kedua koban sudah diperingatkan oleh masyarakat sekitar jangan mandi di sungai karena airnya dalam,” ungkap Edison.
Edison menuturkan, dua temannya yang lain berhasil selamat dalam kejadian itu karena tidak sempat menceburkan diri ke sungai. Mereka bernama Krisyantoro (35) dan Aditia Yuda Pratama (19) yang juga pekerja Tol asal Lampung. (ozi)






