POLITIKA

KPU Sosialisasikan Penyusunan PIPK Tahun 2023

2
×

KPU Sosialisasikan Penyusunan PIPK Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI— KPU Sumbar menggelar sosialisasi penyususunan PIPK tahun 2023 di Aula KPU Sumbar, Kamis (12/10).

PADANG, METRO–Dalam rangka mendukung proses penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2023, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat me­lak­sanakan sosialisasi penyu­susunan pengendalian Intern atas pelaporan keuangan (PIPK) Tahun 2023 yang ber­tem­pat di Aula KPU Provinsi.

Terdapat sebanyak 38 (tiga puluh delapan) peserta yang hadir dari Sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terdiri dari Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik beserta operator PIPK, ditambah dari 27 (dua puluh tujuh) peserta dari internal KPU Provinsi Sumatera Barat itu sendiri.

“Sejak tahun 2016, Ins­pek­torat KPU RI sudah meran­cang Keputusan tentang  SPIP yang diperbarui dengan Kepu­tusan Nomor 8 Tahun 2023. Ada 7 (tujuh) kartu kendali yang kita kerjakan sampai sekarang,” ungkap Firman, Sekretaris KPU Sum­bar saat pembukaan, Kamis (12/10).

Jika dihitung secara nasio­nal kita baru berada dilevel 3 dari peringkat 5 level yang ada, kita belum efektif dan adaptif, pimpinan berharap untuk dapat kita tingkatkan, tambahnya.

“Akan lebih memudahkan jika PIPK juga berbasis web sama halnya seperti e-SPIP. Saat ini laporan BPK sudah sangat slim, artinya kita sudah baik dalam menindaklanjuti temuan, tidak ada kesalahan yang diulang, kedepan PIPK ini juga menjadi faktor untuk suksesnya laporan ke­uangan,­” tegas Sekretaris KPU Sum­bar.

Dia juga mengatakan, un­tuk pengamanan aset negara, saya lihat walaupun ada ba­rang yang akan dimusnahkan tetap kita rapikan. Jangan sampai nanti, kalau mau me­mus­nahkan aset malah men­cari barang ke toko loak. La­poran keuangan bukan cepat dan tepat waktu saja, tapi tingkat akurat dan keanda­lannya juga menjadi fokus kita.

“Apapun yang dilakukan, dicatat agar kita tidak lupa sehingga laporan kita mak­simal, andal dan tepat waktu. Saya berterimakasih kepada tim dari KPU RI yang telah meluangkan waktunya, beri­kan kami pemahaman yang maksimal, yang nantinya ada level di Sumatera Barat bisa di level 4 sekurang-kurangnya, “ tutup Firman. (cr1)