AGAM/BUKITTINGGI

Pemotor Mendadak Jatuh lalu Meninggal

0
×

Pemotor Mendadak Jatuh lalu Meninggal

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pemotor yang tergeletak di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bukittingi.

BUKITTINGGI, METRO–Warga maupun pengendara dibuat heboh dengan penemuan mayat laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Rabu (11/10) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati mengatakan, mayat yang ditemukan itu diketahui bernama Rinaldi (47) yang sudah ditemukan masya­rakat sudah tergeletak di depan Hotel Jogja. Korban datang ke lokasi itu menggunakan sepeda motor.

“Warga sempat melihat korban berhenti di pinggir jalan dan turun dari kendaraannya. Tiba-tiba saja korban tergeletak dan tak lagi bergerak di pinggir jalan. Sepeda motornya juga terjatuh,” kata Kambes Pol Yessi Kurniati ketika dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga  Sekda Agam Imbau ASN Tingkatkan Disiplin dan Kinerja

Ditambahkan Kombes Pol Yessi Kurniati, ma­sya­rakat yang melihat itu langsung mendekat dan menyadari pemotor telah meninggal. Warga kemudian melapor ke Polisi hingga datanglah personel Polsekta dan Polresta Bukittinggi ke TKP bersama PMI membawa korban ke Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi.

“Melihat kondisi motor, korban diduga pulang berbelanja dari pasar. Di bagian belakang motor tampak beberapa rak telur teri­kat. Dari identitasnya, korban beralamat di Jorong PSB, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Korban berprofesi sebagai pedagang,” ujanrya.

Baca Juga  Pemkab Padangpariaman Dukung Peningkatan Mutu Guru dan SDM

Kombes Pol Yessi Kurniati menuturkan, dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan korban meninggal akibat sakit yang dideritanya. Hal itu juga diperkuat dengan keterangan dari keluarga yang menyebut korban mengalami sakit.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi pada jasad korban yang disertai dengan surat pernyataan. Keluarga mengaku ikhlas dengan meninggalnya korban. Jasad korban telah dibawa oleh keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,” tutupnya. (pry)