METRO SUMBAR

Diikuti Ratusan Peserta, Pelatihan Aparatur Desa Gelombang 3 Digelar di Sumbar

0
×

Diikuti Ratusan Peserta, Pelatihan Aparatur Desa Gelombang 3 Digelar di Sumbar

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN APARATUR DESA— Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan dan Asset Pemerintahan Desa, Direktorat Bina Pemerintahan Desa RI, Lutfi didampingi Kepala Dinas PMD Sumbar, Amasrul dan Kordinator Program P3PD RMC 7 Sumbar, Feri Irawan meninjau kegiatan pelatihan apararur desa gelombang ke 3 di Provinsi Sumbar.

PADANG, METRO–Direktorat Jendral (Dir­jen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kem­bali menggelar pelatihan aparatur desa gelombang ke 3 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 5 Oktober 2023 di enam hotel yang tersebar di Kota Padang Provinsi Sumbar. Sebanyak 496 peserta dibagi 17 kelas dengan jumlah peserta 32 orang.

Pelatihan aparatur de­sa gelombang 3 berasal dari Kabupaten Agam, Pa­dang Pariaman, Pesisir Selatan, Sijunjung, Limapuluh Kota, Pasaman, Solok, Solok Selatan, Dharmasraya dan Kota Pariaman.

Pada pelatihan ini, semua peserta selain mendapatkan edukasi sesuai de­ngan modul, pelatih juga memberikan materi tentang kebijakan penyelenggaran pemerintah desa, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan desa.

Materi ini perlu disampaikan supaya pemerintahan desa mampu menselaraskan seluruh kebijakan nasional padu padan de­ngan kebijakan nagari/desa di dalam penyelenggaraan pemerintah dan mampu melakukan pe­nge­lolaan dan akuntabilas keua­ng­an. Materi lain yang diberikan kepada peserta adalah tentang materi kepe­mim­pinan dan kewirausahaan. Melalui materi ini diharapkan para peserta dapat menjadi pe­mimpin yang amanah, me­lahirkan kebijakan pro ma­syarakat dan mampu meng­gali potensi alam local nagari/desa untuk me­ningkat ekonomi masya­rakat di bidang ke­wi­rau­sahaan.

Baca Juga  Tiga Ranperda Kabupaten Tanah Datar, Bupati Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi

Dalam pelatihan ini ma­teri tentang batas desa juga diantarkan oleh pe­latih supaya peserta paham tentang pentingnya batas-batas desa di lakukan di masing masing nagari/desa. Tujuan agar tidak terjadinya penguasaan lahan oleh pihak lain demi menghindari terjadi konflik antar wilayah disebabkan oleh masalah batas desa.

Pelatihan gelombang ke 3 di Provinsi Sumbar dikunjungi langsung oleh Lutfi sebagai Direktur Fasilitasi Perencanaan, Ke­uangan dan Asset Pemerintahan Desa, Direktorat Bina Pemerintahan Desa RI dan didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumbar, Amasrul dan Kordinator Provinsi Program P3PD RMC 7 Pro­vinsi Sumbar, Feri Irawan.

Pada kesempatan itu, Lutfi melihat secara langsung proses dan dinamika pelatihan di 17 kelas dan 6 hotel di Provinsi Sumbar. Lutfi berpesan supaya pe­latihan ini dilaksanakan seoptimal mungkin dengan memperhatikan jam pelajaran dan sub pokok bahasan. “Mohon kepada semua pelatih supaya semua materi dan modul di sampaikan secara penuh dan tidak boleh dipadatkan. Semua harus sesuai dengan alur,” ujar Lutfi

Baca Juga  TP PKK Dharmasraya Studi Inovasi Bank Sampah dan PHBS ke Kota Pekanbaru

Dalam ruangan kelas peserta latih, Lutfi juga menanyakan kepada peserta tentang manfaat pe­latihan ini. Salah satu peserta mengatakan pelatihan ini penting untuk lebih meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang tugas dan kewajiban dalam menyelenggarakan pemerintahan desa.

Lebih lanjut Lutfi ber­pesan kepada peserta untuk serius mengikuti kegiatan pelatihan ini. Pada ke­sempatan kunjungan ini sekaligus beliau mengucapkan terimakasih kepada pelatih yang telah membantu seluruh proses pe­latihan ini dan meminta agar pelatih di dalam memberikan materi harus di sesuaikan dengan modul yang telah diberikan.

Kegiatan pelatihan pe­ningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan pengurus kelemba­gaan de­sa gelombang ke 3 secara serentak di laksa­nakan di 33 Provinsi yang ada di Indonesia. Kegiatan pelatihan ini direncanakan sampai pada gelombang ke 6 hingga bulan November 2023.(rel/fan)