METRO PADANG

Wirid Bulanan, Langkah Pendekatan Keagamaan bagi ASN Pemko

1
×

Wirid Bulanan, Langkah Pendekatan Keagamaan bagi ASN Pemko

Sebarkan artikel ini
WIRID GABUNGAN— Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi memberikan sambutan saat kegiatan wirid gabungan yang diikuti unsur pimpinan OPD dan ASN Pemko Padang, di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (6/10).

THAMRIN, METRO–Seperti yang biasa dilakukan Jumat pagi di awal bulan, Pemerintah Kota Padang  menggelar wirid gabungan yang diikuti oleh unsur pimpinan dan ASN di lingkungan Pemko Padang. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Nurul Iman.

Dalam kegiatan wirid, Jumat (6/10) mendatangkan Edi Warman Saleh yang membahas tausiyah terkait “Dosa Jariyah”. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi mengatakan wirid ini  menjadi tempat silaturahim bersama pegawai Pemko Padang.

“Terima kasih atas kehadirannya, melalui wirid ini kita dapat memperoleh pengetahuan sehingga bisa mengisi atau me-recharge pikiran kita kembali sehingga dapat kita terapkan dalam kehidupan,” jelas Didi.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Edi Warman menyebut jariyah artinya mengalir, jika dikaitkan dengan sedekah jariyah diartikan sedekah yang mengalir yang pahalanya tetap mengalir kepada yang bersangkutan, walaupun yang bersangkutan sudah tidak ada lagi.

“Dimulai dari memberikannya sampai apa yang diberikannya bermanfaat kepada orang lain, maka pahalanya tetap mengalir. Selama kita melakukan hal yang positif dalam masjid, seperti berzikir, mengaji dan sebagainya, maka kita telah menginfakkan sedekah yang mungkin pahalanya akan mengalir bagi yang bersangkutan,” tambahnya.

Lanjutnya, begitu juga dengan dosa jariyah yang dilakukan seseorang, dosa itu tidak akan berhenti ketika dia mengakhiri kehidupan di dunia ini. Ketika ingin mendapatkan pahala semaksimal mungkin jangan mengabaikan dosa, sebab sudah dijelaskan  dalam  perintah Alquran surat An-Nahl ayat 25.

“Sebanyak apa yang kita lakukan sebanyak itu yang kita dapatkan di akhi­rat sama halnya dengan menabur kebaikan. Tidak akan ditambah tidak pula dikurangkan oleh Allah,” terangnya. (cr2)