BERITA UTAMA

Depresi Gegara Abangnya Tewas Tenggelam, Riky Rikaldo Menceburkan Diri ke Danau Maninjau lalu Meninggal

0
×

Depresi Gegara Abangnya Tewas Tenggelam, Riky Rikaldo Menceburkan Diri ke Danau Maninjau lalu Meninggal

Sebarkan artikel ini
CEBURKAN DIRI— Warga mengevakuasi jenazah korban Riki Rikaldo yang menceburkan dirinya ke Danau Maninjau lantaran mengalami depresi sejak abang kandungnya ditemukan tewas tenggelam.

AGAM,METRO–Diduga mengalami depresi sejak abang kandungnya tewas tenggelam saat mencari ikan, Riky Rikaldo (24) nekat menceburkan dirinya ke Danau Maninjau, daerah Maransi Jorong Gasang, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa  malam (3/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

Warga yang melihat kejadian itu, sempat berusaha menolongnya. Tapi, korban Riky Rikaldo sudah keburu tenggelam di dalam Danau Maninjau dan menghilang. Setelah dilakukan pencarian selama satu jam, warga pun berhasil menemukan korban tenggelam di kedalaman  empat meter dengan kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Tanjung Raya Iptu Muzakar mengatakan, korban Riky Rikaldo warga Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Bayua,  yang menceburkan diri hingga ditemukan meninggal, merupakan adik kandung dari korban Andri Rivandi yang tewas tenggelam di Danau Maninjau pada beberapa hari yang lalu.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban Riky Rikaldo ini sebelum tenggelam sempat terdengar oleh saksi membaca Alquran menjelang magrib di atas keramba apung miliknya,” kata Iptu Muzakar kepada wartawan, Rabu (4/10).

Merasa heran, dikatakan Iptu Muzakar, saksi  menelepon kerabatnya agar sama-sama untuk menelusuri dari mana suara lantunan ayat suci Alquran tersebut. Setelah saksi bersama bersama kerabatnya menelusuri sumber suara itu, ternyata lantunan ayat Alquran itu bersumber dari arah tiang keramba miliknya.

“Saksi kemudian mendekati korban dan menegurnya. Namun, setelah didekati korban langsung menceburkan dirinya ke Danau Maninjau. Melihat korban menceburkan diri saksi berusa menolong korban. Tapi, karena kondisi sudah gelap dan saksi tidak memiliki peralatan penerangan, saksi melaporkannya kepada warga lainnya dan diteruskan ke Polsek,” ungkap Iptu Muzakar.

Mendapat laporaan itu, ditambahkan Iptu Muzakar, warga beramai-ramai melakukan pencarian terhadap korban yang menenggelamkan dirinya ke Danau Maninjau.  Setelah upaya pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 21.05 WIB di kedalaman sekitar 4 meter.

“Usai ditemukan kami bersama warga setempat langsung membawa korban Puskesmas Maninjau. Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis, dipastikan korban sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelasnya.

Iptu Muzakar menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara, dari keterangan kakak korban bahwa semenjak abangnya yang bernama Andri Rivandi itu meninggal dunia di Danau Maninjau kondisi korban mengalami depresi berat.

“Korban ini mengalami trauma pascajenazah kakaknya ditemukan mengapung di Danau Maninjau beberapa waktu lalu. Berdasarkan keterangan keluarga korban dan warga setempat, R sangat dekat sekali dengan abangnya dan jarang bersosialisasi bersama warga setempat. Pihak keluarga sudah mengiklaskan kepegian korban,” tutupnya. (pry)