SIJUNJUNG, METRO–Bawaslu Sijunjung terus meningkatkan pengawasan dengan menggelar rapat kordinasi bersama Panwascam se-Kabupaten Sijunjung dan pengurus partai politik peserta pemilu 2024 terhadap pengawasan tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih.
Pada kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Sijunjung Gusni Fajri bersama masing-masing kordinator divisi Agus Hutrial Tatul dan Heru Rahmat serta Koordinator Sekretariat Bawaslu, Dewi Lusi Anita mengajak agar seluruh pihak bisa mengawasi tahapan pemilu.
“Sasaran kegiatan ini adalah memastikan pemilih yang sudah wajib memilih terdaftar dalam daftar pemilih pada Pemilu 2024 nantinya. Saat ini proses pemutakhiran data pemilih sudah sampai ditahap penyusunan DPTb,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat yang sudah berhak memilih untuk memastikan agar terdaftar pada DPT (daftar pemilih tetap) di wilayah masing-masing.
Rakor yang digelar di Hotel Buki Gadang, Muaro Sijunjung pada Selasa (3/10) itu menghadirkan stakeholder terkait seperti Polres Sijunjung, Kesbangpol, Dinas Dukcapil, dan dari pihak lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk menyamakan persepsi, khususnya dalam pengawasan tahapan yang berlangsung saat ini.
“Untuk daftar pemilih pindah domisili yang belum terdaftar di DPT dan sudah memiliki KTP elektronik harus mengurus DPTB paling lambat 30 hari sebelum pemilihan,” terangnya.
Rakor pengawasan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih menghadirkan narasumber dari Komisioner KPU Sijunjung, Ria Meilani dan dari pihak Bawaslu sendiri.
Selain tentang pemutakhiran data, Bawaslu Sijunjung juga menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari terakhir bagi partai politik untuk mengurus daftar calon tetap dalam tahapan pencermatan untuk Caleg DPRD Kabupaten Sijunjung.
“Hari ini, Selasa (3/10) merupakan hari terakhir bagi partai politik peserta pemilu 2024 untuk mengurus daftar calon legislatif DPRD Sijunjung, dan selanjutnya akan memasuki tahapan pencermatan hingga nantinya DPT akan diumumkan pada 4 November mendatang,” jelasnya.
Pihaknya mengajak seluruh pihak agar dapat melakukan pengawasan partisipatif terhadap setiap tahapan pemilu yang bergulir. “Kita berharap seluruh pihak turut melakukan pengawasan partisipatif pada setiap tahapan pemilu 2024 nanti. Karena suksesi pemilu akan terwujud dengan adanya peran kita bersama, sehingga bisa berjalan pesta demokrasi yang adil, sukses dan lancar,” tambahnya. (ndo)





