METRO SUMBAR

Koperbam Telukbayur Siapkan Diklat Operator Andal

0
×

Koperbam Telukbayur Siapkan Diklat Operator Andal

Sebarkan artikel ini
RAOAT ANGGOTA— Ketua Koperbam Chandra bersama jajaran pengurus dan anggota usai melakukan rapat Kepala Regu Kerja (KRK), kemarin.

PADANG, METRO–Dari hasil rapat kerja (Raker) sosialisasi yang digelar Forum  Komunikasi dan Konsultasi Koperasi TKBM se Sumatera di Hotel Mercury, Kota Medan, Senin (25/9) lalu, Ketua TKBM Koperbam Teluk­bayur Chandra ternyata masih dipercaya menjabat sebagai Ketua koordinator wilayah Sumbar-Riau dan Kepulauan Riau.  Semen­tara Sumut dan Aceh dijabat oleh Sabam Manalu, Untuk kawasan Sumsel, Lampung, Jambi dan Beng­kulu dijabat oleh Agus Sujatma.

Ketua Koperbam Telukbayur Chandra mengaku bahwa sebelumnya untuk Sumatera Koordinatornya dirinya. Namun hasil ke­sepakatan dalam rapat kerja dan sosialisasi TKBM se Sumatera, Senin (25/9) lalu, maka wilayah dibagi atas tiga bagian. “Hal itu berguna untuk meningkatkan kinerja dan lebih e­fisien dalam organisasi Inkop,” ujarnya.

Menindaklanjutinya, Ko­­perbam Telukbayur ha­rus secepatnya mempersiapkan Sumber Daya Ma­nusia (SDM) handal. Apalagi dengan mendur­nya sebanyak 73 orang anggota bnaru baru ini. Mau tak mau, suka tidak suka.  “Kita harus mempersiapkan pa­ra pekerja handal. Dan bahkan dalam waktu dekat ini, kita akan menyeleksi anggota untuk diikutsertakan dalam dik­lat. Ini sa­ngat penting sekali bagi kelangsungan organisasi,” sebut Chandra usai rapat KRK kemarin.

Baca Juga  Sumbar Kehilangan Putra Terbaiknya, Djohari Kahar Wafat di usia 90 tahun

Legalitas Koperbam Telukbayur di pelabuhan tegas Chandra,  sampai saat ini masih nyata dan itupun ditegaskan oleh Wamenaker RI  Afriansyah Noor mengatakan, kuli bong­­kar muat masih dibutuhkan di pelabuhan. Penegasan itu disampaikan me­nyusul adanya isu terkait Induk Koperasi TKBM (Te­naga Kuli Bongkar Muat) yang jadi penghambat ke­giatan di pelabuhan. “Ha­nya ada satu TKBM Ko­perasi di Pelabuihan,”: tegas Chandra.

Saat itu kata Chandra yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Inkop Indionesia,Kementerian Tenaga Kerja dan Kemen­terian Koperasi juga telah mengimbau Inkop TKBM agar dapat meningkatkan skill atau kemampuan para TKBM. Diharapkan para kuli bongkar muat dapat mengikuti roda perubahan zaman. “Jadi sekarang ini peralatan sudah canggih semua, semua dikelola dengan mesin bukan de­ngan fisik manusia lagi. Dan tentunya secara skill teman-teman TKBM sudah harus punya kemampuan,” sebut Chandra mengutip  statemen Wamenaker ka­ta Afriansyah.

Baca Juga  Dua Kurir Selundupkan 24 Ribu Butir Ekstasi, Dikendalikan Narapidana dan Jaringan Internasional

Apalagi pada era persiangan dan kemajuan dunia teknologi, khususnya di areal pelabuhan serta le­bih meningkatkan sumber da­ya manusia (SDM) disiplin dalam pekerjaan, kompetensi harus dan harus dilakukan oleh segenap anggota Koperbam, khusus­nya.

Kelengkapan diri atau Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja, administrasi, disiplin serta perlunya persiapan tenaga operator crane.  “Selain itu untuk meningkatkan ke­mam­pu­an anggota kita juga akan mendiklatkan anggota serta melakukan registrasi ulang. Ini sangat penting sekali seperti yang dingatkan oleh Wamen Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noer,” jelas Chandra.

Dan prinsipnya adalah, ditingkatkan kompetensi dan sumberdaya manusia terutama buruh perlu meningkatkan SDM sehingga TKBM bisa bekerja di pelabuhan dan pelayanan bisa baik aman dan nyaman.  “Pada intinya TKBM kedepan masih diperlukan karena penggunaan TKBM me­reka masih dibutuhkan,” ungkap dia. (ped)