PURUS, METRO–Usai penataan Pantai Padang beberapa saat lalu, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mulai menyiapkan lokasi Pasar Kuliner Pantai Padang. Dispar telah melakukan gotongroyong di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Padang Yudi Indra Syani mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Dalam melakukan persiapan, Dinas Pariwisata dibantu sejumlah pihak.
“Sejak hari Selasa kita telah melakukan goro di sekitar parkiran yang akan dijadikan lokasi Pasar Kuliner Pantai Padang nantinya. Tadi bahkan kita dibantu alat berat dari Dinas PUPR untuk pembersihan,” ujarnya, Kamis (21/9).
Selain itu, di lokasi juga sudah dipasangkan lampu tambahan dari PJU. Termasuk memasang spanduk berisi informasi bahwa di lokasi tersebut akan dijadikan Pasar Kuliner Pantai Padang.
“Kita terus menyiapkan semua fasilitas pendukung. Karena tentu kita ingin pedagang Pantai Padang yang ditata sebelumnya dapat kembali melanjutkan aktivitasnya di tempat yang baru kita sediakan,” beber kadis.
Pihaknya berharap nantinya dengan adanya Pasar Kuliner Pantai Padang, pedagang lebih tertata dalam berjualan. Pantai Padang tertata apik dan terjaga kebersihannya.
Sebelumnya, Pemko Padang bersama tim gabungan melakukan penataan kawasan Pantai Padang karena banyaknya keluhan dari masyarakat dan pengujung.
Setelah dilakukan penataan, Pemko Padang berencana merelokasi para pedagang ke lokasi baru yang akan dijadikan pusat kuliner Pantai Padang. Pusat kuliner ini nantinya akan jadi Pasar Kuliner Pantai Padang yang mengusung konsep mirip dengan Permindo Night Market.
Solusi Terbaik
Diketahui, Pemko Padang sudah menerima perwakilan sejumlah pedagang di kawasan Pantai Padang dalam pertemuan di Balaikota Padang, Aiepacah, Senin (18/9) lalu. Pemko pun menawarkan solusi terbaik untuk para pedagang agar bisa berjualan dengan membuat Pasar Kuliner Pantai Padang.
Pertemuan ini dilakukan setelah aksi penertiban pedagang di Pantai Padang dilakukan tim gabungan Pemko, pada 16-17 September kemarin. Wako Padang Hendri Septa yang langsung hadir menemui pedagang, kemarin menyebut jika solusi tempat berjualan kepada pedagang itu diyakini akan menjadi lokasi yang nyaman untuk pedagang dan pengunjung.
Pemko Padang menawarkan tempat berdagang yang baru di kawasan samping Jembatan Cimpago. Kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi parkir dijadikan sebagai Pasar Kuliner Pantai Padang. Nantinya, kawasan ini dihuni sebanyak 68 orang pedagang.
“Konsepnya hampir mirip dengan Permindo Night Market, nantinya pedagang disiapkan tenda dan diisi oleh pedagang untuk berjualan,” kata Wako Hendri Septa.
Dipilihnya kawasan itu bukan tanpa alasan. Karena di samping jembatan Cimpago merupakan tempat yang tepat untuk berdagang dan menjadi solusi untuk penataan pantai.
Sedangkan Wawako Padang Ekos Albar menambahkan, Pemerintah Kota Padang sudah lebih awal mengkaji bahwa para pedagang bahwa kita tidak bisa membiarkan masyarakat maupun PKL di sepanjang Pantai Padang untuk melakukan aktivitas perdagangan di sana.
Menurut dia, pemerintah sudah mempersiapkan untuk pedagang dan dipindahkan ke parkiran yang ada di bawah jembatan. “Menurut kami itu jauh lebih bagus dibanding dengan di bibir trotoar atau di tepi pantai,” ungkapnya.
Lanjutnya, pemerintah juga bertanggung jawab dengan memikirkan keseragaman tempat, ketertiban, keindahan. Serta juga mengkaji untuk bagaimana caranya agar dapat menarik pengunjung sehingga para pedagang tidak drastis mengalami penurunan omzet.
“Kepada semua pihak termasuk rekan-rekan PKL, perlu kita semua lakukan kesadaran bersama bahwa ini kebutuhannya adalah untuk masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat,” pungkasnya. (cr2)






