LIMAPULUH KOTA, METRO–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meletakkan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Kesehatan Negeri Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (20/9).
Mahyeldi menekankan, agar tenaga kependidikan di sekolah kejuruan terus memacu kualitas lulusan SMK, demi menjawab kebutuhan dunia kerja di masa akan datang.
“Peluang kerja di masa akan datang bagi siswa sekolah kejuruan sangat banyak. SMK tolok ukur keberhasilannya salah satunya memang kesiapan untuk bekerja. Termasuk menyambut peluang bekerja di luar negeri, sehingga selain kemampuan kejuruan, kemampuan berbahasa Inggris juga harus dipenuhi,” ucap Mahyeldi.
Mahyeldi menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) juga tengah berkomunikasi dengan beberapa pihak di luar negeri, terkait pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan kejuruan. Selain itu, lulusan SMK juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dalam negeri.
“Oleh sebab itu, saya juga meminta kepala sekolah dan Dinas Pendidikan, membangun relasi dengan perusahan-perusahaan di dalam dan luar negeri, sehingga tercapai kesepakatan untuk menempatkan lulusan sekolah masing-masing di dunia kerja yang sesuai dengan keahlian dan kemampuan lulusan SMK,” ucapnya.
Terkait pembangunan SMK Kesehatan Negeri Akabiluru, Mahyeldi menjelaskan sekolah yang terdiri dari jurusan keperawatan dan farmasi itu diyakini akan meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat Akabiluru dan sekitarnya.
Sebab, pendidikan pondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), yang akan menjadi tulang punggung dalam melanjutkan pembangunan negeri. “Kami dari Pemprov Sumbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan dan proses pembangunan di SMK Kesehatan ini. Semoga, kehadiran sekolah ini juga membuka peluang perekonomian bagi masyarakat,” ucapnya.
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin mengucapkan terima kasih kepada Pemprov dan Gubernur Sumbar, yang telah membangun unit sekolah baru di kabupaten tersebut. “Saya juga mengimbau kepada warga menjaga kelancaran proses pembangunan sekolah ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Barlius, menyebutkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Sumbar tahun ini berjumlah lima unit. Sedangkan tahun 2024 direncanakan sebanyak 10 sekolah baru. Sehingga, target pembangunan 15 unit sekolah baru Pemprov Sumbar dapat terpenuhi tahun depan.
Kepala SMK Kesehatan Negeri Akabiluru, Resmita, menerangkan sekolah tersebut telah memulai proses belejar mengajar sejak Tahun Ajaran (2022/2023). Saat ini, tercatat jumlah siswa sebanyak 45 orang, yang terdiri dari 21 siswa kelas X dan 24 siswa kelas XI, serta jumlah tenaga pendidikan sebanyak 13 orang.(uus/fan)






