PAYAKUMBUH, METRO–Tragis. Seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bongkar muat, ditemukan tewas membusuk di dekat bangunan bekas Bioskop Karya, Jalan Gambir, Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.
Sontak saja, penemuan mayat membusuk itu membuat geger warga setempat dan langsung berdatangan ke lokasi. Saat ditemukan, posisi mayat berjenis kelamin pria itu telentang dan tubuhnya sudah mengalami pembusukan hingga sulit untuk dikenali.
Lantaran bau mayat itu sangat tidak sedap, warga yang berdatangan ke lokasi tak kuat bertahan lama di sana. Tak lama berselang, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Payakumbuh datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Setelah dilakukan pengecekan, mayat yang ditemukan itu ternyata bernama Bambang Irawan yang akrab dipanggil Robet Cabiak (45). Almarhum diketahui bekerja sebagai buruh bongkar muat barang di Pasar Payakumbuh. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti tewasnya korban.
Namun, saat proses olah TKP, Polisi terlihat mengamankan dua balok kayu sebagai barang bukti. Setelah olah TKP selesai, jenazah Robet Cabiak pun dievakuasi ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Rencananya, jasad korban juga bakal diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.
Wakapolres Kompol Russirwan didampingi Kasat Reskrim, AKP Elvis Susilo mengatakan, mayat Robert Cabiak ditemukan di bagian depan kiri bekas Bioskop Karya pada Sabtu pagi (16/9). Menurutnya, penemuan mayat itu juga sempat mengundang keramaian di lokasi.
“Iya benar, penemuan mayat itu pertama kali ditemukan warga sekira pukul 09.00 WIB. Saksi yang pertama kali menemukan mayat itu bernama Cecen Sandra vilo, (41). Saat itu saksi yang merupakan karyawan Aneka Motor Payakumbuh disuruh oleh bos membersihkan pekarangan di belakang toko,” kata AKP Elvis kepada wartawan, Minggu (17/9).
Dijelaskan AKP Elvis, saksi diminta oleh bosnya karena ada bau busuk yang sudah menyengat selama tiga hari belakangan. Saksi pun melihat di arah toilet dan ternyata ada mayat dengan posisi tertelungkup. Saksi kemudian memberitahukan penemuan mayat itu kepada rekan-rekannya lalu dilaporkan kepada warga dan Polisi.
“Mendapat laporan itu, kami mengerahkan Tim Identifikasi ke lokasi ditemukannya mayat. Setelah dilakukan olah TKP, Tim SAR Limapuluh Kota membantu mengevakuasi mayat ke rumah sakit. Hasil penyelidikan, mayat yang ditemukan bernama Bambang Irawan panggilan Robert Cabiak,” jelas AKP Elvis.
Dikatakan AKP Elvis, terungkapnya identitas mayat, berdasarkan kepada sejumlah benda-benda dan identitas yang ditemukan di TKP, termasuk setelah dilakukan pengecekan oleh istri korban yang datang ke lokasi. Barang-barang yang ditemukan berupa topi dan lainnya memang identik dengan Robert.
“Barang bukti yang ditemukan di TKP identik dengan almarhum, salah satunya topi yang sering digunakan. Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian almarhum, termasuk kemungkinan melakukan autopsi untuk mengetahui apakah ada penganiayaan atau tidak,” ujar AKP Elvis.
AKP Elvis menambahkan, untuk proses selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh dan rencananya akan dilakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban. Dilakukannya autopsi, lantaran di TKP ditemukan dua potongan kayu.
“Autopsi rencananya dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Kami juga telah meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini kami belum bisa menduga-duga apa yang menjadi penyebab meninggalnya korban, karena untuk membuktikannya menunggu hasil autopsi nantinya,” tutupnya. (uus)






