BERITA UTAMA

Tragis! Robet Cabiak Ditemukan Tewas Membusuk, Tergeletak di Samping Bangunan Bekas Bioskop, Warga sudah Mencium Bau Tak Sedap 3 Hari

1
×

Tragis! Robet Cabiak Ditemukan Tewas Membusuk, Tergeletak di Samping Bangunan Bekas Bioskop, Warga sudah Mencium Bau Tak Sedap 3 Hari

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Polisi bersama Tim SAR mengevakuasi mayat membusuk yang ditemukan di samping bangungan bekas bioskop di Jalan Gambir, Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Kecamatan Payakumbuh Barat.

PAYAKUMBUH, METRO–Tragis. Seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bongkar muat, ditemukan tewas membusuk di dekat bangunan bekas Bioskop Karya, Jalan Gambir, Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Sontak saja, penemuan mayat membusuk itu membuat geger warga setempat dan langsung berdatangan ke lokasi. Saat ditemukan, posisi mayat berjenis kelamin pria itu telentang dan tubuhnya sudah mengalami pem­busukan hingga sulit untuk dikenali.

Lantaran bau mayat itu sangat tidak sedap, warga yang berdatangan ke loka­si tak kuat bertahan lama di sana. Tak lama berse­lang, Tim Identifikasi Sat­res­krim Polres Payakum­buh datang untuk melaku­kan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan me­ngumpulkan barang bukti.

Setelah dilakukan pe­ngecekan, mayat yang di­te­mukan itu ternyata ber­nama Bambang Irawan yang akrab dipanggil Robet Cabiak (45). Almarhum diketahui bekerja sebagai buruh bongkar muat ba­rang di Pasar Payakumbuh. Hingga kini, belum dike­tahui penyebab pasti te­wasnya korban.

Namun, saat proses olah TKP, Polisi terlihat mengamankan dua balok kayu sebagai barang bukti. Setelah olah TKP selesai, jenazah Robet Cabiak pun  dievakuasi ke RSUD Ad­naan WD Payakumbuh. Rencananya, jasad korban juga bakal diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Wakapolres Kompol Russirwan didampingi Ka­sat Reskrim, AKP Elvis Susilo mengatakan, mayat Robert Cabiak ditemukan di bagian depan kiri bekas Bioskop Karya pada Sabtu pagi (16/9). Menurutnya, penemuan mayat itu juga sempat mengundang kera­maian di lokasi.

“Iya benar, penemuan mayat itu pertama kali dite­mukan warga sekira pukul 09.00 WIB. Saksi yang per­tama kali mene­mukan ma­yat itu bernama Cecen San­dra vilo, (41). Saat itu saksi yang meru­pakan karyawan Aneka Motor Payakumbuh disu­ruh oleh bos mem­bersih­kan pe­karangan di bela­kang toko,” kata AKP Elvis kepada war­tawan, Minggu (17/9).

Dijelaskan AKP Elvis, saksi diminta oleh bosnya karena ada bau busuk yang sudah menyengat selama tiga hari belakangan. Saksi pun melihat di arah toilet dan ternyata ada mayat dengan posisi tertelung­kup. Saksi kemudian mem­beritahukan penemuan ma­yat itu kepada rekan-rekannya lalu dilaporkan kepada warga dan Polisi.

“Mendapat laporan itu, kami mengerahkan Tim Identifikasi ke lokasi dite­mu­kannya mayat. Setelah dila­kukan olah TKP, Tim SAR Limapuluh Kota mem­bantu mengevakuasi ma­yat ke rumah sakit. Hasil penye­lidikan, mayat yang dite­mukan bernama Bam­bang Irawan panggilan Robert Cabiak,” jelas AKP Elvis.

Dikatakan AKP Elvis, terungkapnya identitas ma­yat, berdasarkan kepa­da sejumlah benda-benda dan identitas yang dite­mukan di TKP, termasuk setelah dila­kukan penge­cekan oleh istri korban yang datang ke lo­kasi. Barang-barang yang dite­mukan berupa topi dan lainnya memang identik dengan Robert.

“Barang bukti yang ditemukan di TKP identik dengan almarhum, salah satunya topi yang sering digunakan. Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti ke­matian almarhum, terma­suk kemungkinan mela­kukan autopsi untuk me­ngetahui apakah ada pe­nganiayaan atau tidak,” ujar AKP Elvis.

AKP Elvis menam­bah­kan, untuk proses selan­jutnya, jenazah dibawa ke RSUD Adnaan WD Paya­kumbuh dan rencananya akan dilakukan autopsi untuk mengungkap penye­bab kematian korban. Dila­kukannya autopsi, lantaran di TKP ditemukan dua p­otongan kayu.

“Autopsi rencananya dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Ka­mi juga telah meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini kami belum bisa menduga-duga apa yang menjadi penyebab me­ninggalnya korban, karena untuk membuktikannya menunggu hasil autopsi nantinya,” tutupnya. (uus)