METRO PADANG

1.271 Mahasiswa PNP Diwisuda, 10 Persen sudah Bekerja

0
×

1.271 Mahasiswa PNP Diwisuda, 10 Persen sudah Bekerja

Sebarkan artikel ini
RAPAT SENAT TERBUKA— Direktur Politeknik Negeri Padang PNP, Surfa Yondri dan jajaran senat saat menghadiri acara wisuda angkatan ke-64, Sabtu (16/9).

PASAR BARU, METRO —Hari bahagia dirasakan 1.271 wisu­da­wan-wisudawati Politeknik Negeri Padang (PNP), Sabtu (16/9). Direktur PNP, Surfa Yondri, menyebut sekitar 10 persen wisu­dawan sudah bekerja di beberapa peru­sahaan dalam negeri dan juga di luar ne­geri.

Sejak pagi, terlihat para wisudawan duduk berbaris rapi de­ngan menggunakan toga, untuk menunggu prosesi sakral dan bersejarah me­mindahkan jambul dari kiri ke kanan. Sementara di atas tribun dipenuhi oleh orang tua yang ingin me­lihat anaknya diwisuda.

“Tadi kita saksikan testimoni secara virtual dari wisudawan diploma III yang bekerja melalui program intensif, yang saat ini bekerja di Hungaria. Saat ini mereka menempuh program magang selama satu tahun, dia langsung bekerja dan di gaji,” ungkapnya.

Surfa Yondri mengatakan, sebanyak 1.271 wisu­dawan itu, prosesi wisuda dibagi menjadi dua hari yakni tanggal 16, dan 17 September, serta juga diikuti beberapa wisudawan diantaranya secara online karena sudah bekerja di luar daerah Padang.

“Alhamdulillah pada hari ini, kita melakukan prosesi wisuda ke-64, dengan total wisudawan sebanyak 1.271 orang, yang kita helat selama dua hari, yakni 16 dan 17 September, yang terdiri dari tujuh jurusan dengan 34 program studi,” ungkapnya.

Surfa Yondri menyebut, proses wisuda inike-64 adalah angkatan tahun 2019 dan 2020, yang secara lang­sung terdampak Covid-19 yang sempat melumpuhkan disemua sektor di Indonesia, termasuk pendidikan.

“Kami harapkan mahasiswa atau lulusan mampu beradaptasi dengan cepat, dan kami setelah Covid-19 berakhir juga melakukan beberapa teratmen kepada mahasiswa terkait proses pembelajaran. Sehingga persoalan-persoalan yang mereka hadapi di Covid-19, kita hadapi secara bersama-sama melalui ketua jurusan dan ketua prodi,” katanya.

Lanjutnya, setelah pandemi Covid-19 berakhir, dia melihat ada beberapa perubahan-perubahan yang terjadi di dunia kerja, sehingga pihaknya memberikan masukan-masukan dan pem­­binaan di kampus sebelum melakukan wisuda ini se­bagai bekal bagi wisu­da­wan.

Selain dari wisudawan yang sudah diterima bekerja di Hungaria itu, juga ada wisudawan lainnya yang sudah bekerja di Trakindo yang berada di daerah Medan, Bengkulu, Jawa, NTB, dan Kalimantan. Juga ada di PLN, Bank BRI, PT Dikaraguna Raksa.

“Yang diterima bekerja itu ada 57 orang bahkan lebih, ini yang kami data secara garis besarnya, jadi totalnya jika dipersentasekan ada 10 persen yang sudah bekerja,” pungkasnya.

“Kepada yang belum bekerja kita berharap untuk secepatnya menyelesaikan proses administrasi karena kami akan mela­kukan penomoran ijazah nasional, sehingga mereka itu diharapkan cepat untuk keluar dari daerah Sumatera Barat dan pergi merantau untuk mencari pekerjaan,” pungkasnya. (cr2)