PADANG, METRO–Yayasan Berkah Amal Salih (BAS) kembali menyalurkan bantuan untuk anak yatim di SMPN 17 Padang, pada Senin (11/9) lalu. Bantuan berupa sembako dan uang tunai. Uniknya sebelum bantuan dibagikan, Aipda Dian Wihendro Ratno (WR) donator tetap dan penesehat Yayasan BAS, anggota Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Polrestas Padang ini ditunjuk oleh pihak sekolah sebagai pembina upacara.
Tak hanya itu, pada Jumat (15/9), tim kreatif Yasana BAS mengajak makan bersama sebanyak 40 orang anak yatim. Usai makan bersama lima puluh lembar maskerpun dibagikan Aipda Dian (WR) anggota Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Polresta Padang. Penyaluran bantuan tersebut merupakan kelanjutan Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih to School pada beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Koordinator JBB Amal Salih, Herwaty Taher mengatakan sebelumnya telah diserahkan bantuan di SMPN 6 Padang dan SMPN 33 Padang. “Bantuan ini berasal dari para alumni SMPN 17 Padang dan para dermawan lainnya. Disampaikan juga, satu paket bernilai Rp 100 ribu untuk sembako plus uang tunai Rp 25 ribu untuk 40 anak dengan total Rp 5 juta. Sama dengan SMPN 6 Padang, disini juga ada tambahan paket bantuan dari majelis guru dan tata usaha SMPN 17 Padang sebanyak 9 paket. Maka total paket yang disalurkan sebanyak 49 paket,” ujar Herwaty Taher.
Pada kesempatan tersebut Herwaty Taher ucapan terimakasih pada Junaidi, Gebby, Nanda, Bundo, Adriansyah , Mardiat, Billy Chandra, Deswati, Suraya dan Alumni SMPN 17 Padang lainnya. juga Defrison, Lurah Banuaran yang juga Alumni SMPN 17 Padang.
“Ucapan terimakasih juga disampaikan pada Rusdi, Mantan Sekdis PUPR Padang, Rina Tringguni Owner PT. Diva Mitra Mandiri), Aipda Dian WR Anggota Reskrim Polsek Lubeg dan para donatur lainnya. Semoga Allah Rahmat dan BerkahNya,” ujar Herwaty Taher yang juga Sekretaris Yayasan Berkah Amal Salih ini
Kepala SMPN 17 Padang, Dra. Hj. Doris Yelniwetis sangat berterimakasih atas program yang digelar Yayasan Berkah Amal Salih. Dia mengaku sangat mendukung program bantuan untuk anak yatim ini. “Sebagai apresiasi, kami dari majelis guru dan tata usaha juga ikut menambah 9 paket. Mudah-mudahan hal ditindaklanjuti oleh semua pihak. Apalagi, donatur di Yayasan Berkah Amal Salih juga ada alumni SMPN 17 Padang. Mudah-mudahan yang lain juga melakukan hal yang sama. Termasuk ucapan terimakasih kepada Aipda Dian Wihendro Ratno dengan bantuan berasnya, minyak goreng dan telor, “ ujar Doris Yelniwetis.
Pembina Yayasan Amal Salih, Saribulih dalam sambutannya mengatakan ide penyerahan bantuan ke sekolah ini sebagai wujud kepedulian terhadap anak yatim yang menempuh pendidikan di tingkat SMP. Juga, untuk memancing pihak lain, terutama para alumni untuk selalu peduli terhadap pendidikan yatim. “Beranjak dari pengalaman pribadi, terhadap anak yang sering absen. Ternyata, alasan mereka mayoritas ketiadaan biaya. Bagi anak yang memiliki ayah pekerja lepas, akan terkendala jika ayahnya sakit. Oleh sebab itu, kita di Yayasan BAS juga melakukan berbagai pelatihan untuk ibu rumah tangga secara gratis,” ujarnya.
Salah satunya mendatangkan Instruktur yang qualified. Namun, peduli lantaran juga tidak berbayar. “Seperti pelatihan fashion designer, dengan instruktur Ibu Erawati, M.Pd. seorang kepala sekolah di Kota Padang yang dibantu oleh Rahma, guru SMPN 39 Padang. Alhamdulillah. program ini telah berjalan,” ujar Saribulih yang juga aktif dalam dunia jurnalistik ini. Penyerahan bantuan dilaksanakan usai upacara bendera. Dengan Pembina Upacara Aipda Dian WR yang juga penasehat JBB Amal Salih. Penyaluran Paket dilakukan oleh Tim Kreatif Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih.
Sementara itu Lurah Banuaran Defrison ST mengaku, apa yang dilakukan Yayasan BAS pada JBB, terkhusus buat Aipda Dian Wihendro Ratno, merupakan amal saleh yang sudah banyak berbuat amal salih khususnya untuk wilayah Lubuk Begalung. “Yayasan BAS sudah membantu program Pemko Padang,” sebut Defrision.
Kemudian ujar Defrison, Yayasan BAS juga sangat peduli tentang kesehatan. Kita tahu bahwa saat ini cuaca sangat jelek. Mengantisipasi hal yang tak diingini terjadi, Aipda Dian WR membagikan masker. “Ini adalah tindakan terpuji,” aku Defrison.
Aipda Dian WR alias Pitok kepada POSMETRO mengaku untuk bantuan beras bagi anak yatim di SMPN 17 Padang tercatat sebanyak 40 orang. Masing masing mereka mendapatkan satu paket yang berisi beras sebanyak 4 KG, minyak goreng 1 liter dan telor lima butir. “Alhamdulillah, kedatangan kita di SMPN 17 berkah bagi mereka,” sebut Dian Wihendro Ratno. Mudah-mudahan ke depan tetap berlanjut,” ujar Dian Pitok. (ped)






