METRO SUMBAR

Cari_Aman dan Nyaman, Menara Agung Beberkan Cara Mengendarai Motor Matic di Tanjakan dan Turunan

0
×

Cari_Aman dan Nyaman, Menara Agung Beberkan Cara Mengendarai Motor Matic di Tanjakan dan Turunan

Sebarkan artikel ini
MOTOR MATIC— Cara aman mengendara sepeda motor yang aman dan nyaman saat mengendarai sepeda motor matic di jalan menanjak dan menurun.

PADANG, METRO–Sepeda motor matic me­­ru­pakan salah satu mo­da transportasi yang banyak digunakan masyarakat In­donesia. Selain irit bahan bakar, motor matic juga mu­dah dioperasikan. Namun, mengendarai motor matik di tanjakan dan turunan membutuhkan kete­ram­pilan dan trik khusus untuk menjaga keselamatan pe­ngendara dan mesin motor.

Instruktur Safety Riding PT Menara Agung Riandy Monru membagikan beberapa tips mengendarai motor matic di tanjakan dan turunan. Pertama, kenali rute yang akan dilalui. Dengan mengetahui kondisi jalan yang akan dilewati, kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai kondisi, seperti tanjakan dan turunan yang curam, jalan yang licin, atau jalan yang rusak.

“Kedua, manfaatkan momentum. Sebelum memasuki jalan menanjak, gaskan motor jauh sebelum jalan menanjak untuk mendapatkan momentum. Untuk turunan, gunakan rem depan dan belakang secara bergantian untuk mengurangi kecepatan jauh sebelum jalan turunan,” ungkap Riandy.

Ditambahkan Rian­dy, tips ketiga, posisikan badan condong ke de­pan untuk tanjakan. Saat tanjakan, motor harus melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi agar dapat men­daki dengan lancar. Posisi badan condong ke depan akan membantu pengendara untuk men­­jaga keseimbangan motor dan mencegah roda depan motor terangkat.

“Sedangkan saat turunan, motor harus me­laju dengan kecepatan yang terkendali agar tidak ter­ge­lincir. Posisi badan condong ke belakang akan membantu pengendara untuk menjaga keseimbangan motor dan mencegah roda belakang motor mengunci,” ujarnya.

Tips keempat, dikatakan Riandy, selalu jaga jarak antar kendaraan. Jika tidak menjaga jarak, kita tidak akan memiliki cukup waktu untuk bereaksi jika kendaraan di depan berhenti mendadak. Pengereman mendadak saat turunan dapat menyebabkan roda belakang motor mengunci dan membuat motor menjadi tidak terkendali.

“Kelima, berkendara dengan tenang dan sabar sangat penting saat berkendara di tanjakan dan turunan. Hal ini karena berkendara di tanjakan dan turunan memerlukan keterampilan dan konsentrasi yang tinggi. Jika pengendara panik atau memaksakan motor untuk mendaki dengan kecepatan tinggi, hal ini dapat menyebabkan kecelakaan,” tambahnya.

Riandy menjelaskan, saat mengendarai motor matik, ada dua hal yang perlu dihindari. Pertama, jangan menggunakan gas untuk me­na­han motor saat ditanjakan. Kedua, jangan menekan rem dan gas secara bersamaan. Kedua hal ini dapat menyebabkan CVT motor overheat karena gesekan berlebihan antara kampas kopling dan rumah kopling, sehingga nantinya bisa membuat motor menjadi getar.” Kata riandy.

“Selain tips-tips di atas, hal penting yang harus diingat adalah sela­lu melakukan pe­nge­­ce­kan kondisi motor kesayangan Anda. Motor yang aman akan mem­berikan kondisi yang nyaman saat dikendarai. Selalu #Cari_Aman saat berkendara, karena keselamatan adalah prioritas utama kita,” pungkasnya. (rgr)